SMF Perbesar Pembiayaan Rumah Murah Di Daerah Bersama BPD

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero/SMF) kembali menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Kali ini dengan BPD Jawa Tengah, BPD Jawa Timur, BPD Yogyakarta, selain dengan Perumnas untuk mendukung pembiayaan Program Sejuta Rumah.

SMFlagi

Menurut Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo, perluasan akses pembiayaan rumah untuk  masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui BPD-BPD itu akan mendorong lebih optimal pemenuhan rumah rakyat di daerah.

“BPD lebih mengenal karakteristik masyarakat di daerah masing-masing dan ini juga sekaligus menjadi jalan untuk transformasi dan peningkatan kapasitas BPD (dalam penyaluran kredit rumah),” katanya dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com di Jakarta, Rabu (6/9).

BPD juga bisa lebih dinamis menjalin kerja sama pembiayaan perumahan dengan PNS dan BUMD di daerahnya. SMF telah menerbitkan standard operating procedure (SOP) penyaluran KPR dan kredit modal kerja-konstruksi (KMK-KP SMF) untuk 25 BPD di seluruh Indonesia. Dengan SOP itu ada standarisasi produk KPR BPD yang memudahkan penyalurannya kepada masyarakat.

SMF adalah BUMN yang menghimpun dana perumahan di pasar modal melalui sekuritisasi aset kredit pemilikan rumah (KPR) milik lembaga keuangan. Sekuritisasi aset itu memungkinkan lembaga keuangan mempercepat dan melipatgandakan penyaluran KPR-nya.

Hingga saat ini sekuritisasi dan pembiayaan yang telah disalurkan SMF untuk lembaga keuangan yang menyalurkan kredit rumah baik bank maupun lembaga pembiayaan, mencapai Rp32,64 triliun (30 Juni 2017). Porsi dari sekuritisasi aset mencapai Rp8,15 triliun, berupa penyaluran pinjaman Rp24,488 triliun. Sebesar Rp2,04 triliun disalurkan melalui BPD-BPD. Total dana SMF membiayai sebanyak 672.109 unit rumah dari Aceh hingga Papua.

housing-estate.com