Kelas Menengah Bertambah, Penjualan Kondominum Tembus 2.350 Unit

Big Banner

Penjualan kondominum di Jakarta pada kuartal II-2012 meningkat 15 persen mencapai 2.350 unit dibanding periode yang sama tahun 2011.

Meningkatnya kelas menengah menjadi pemicu kenaikan penjualan tersebut.

“Ada delapan proyek kondominium baru yang mulai dipasarkan,” kata Project Marketing Group Head Jones Lang LaSalle, Luke Rowe, di Jakarta, hari ini.

Dia menjelaskan, jumlah kondominum dari delapan proyek tersebut mencapai 300 unit. Dengan demikian, total kondominum yang sedang dibangun di Jakarta mencapai 27.000 unit. Diperkirakan, pembangunannya masih berlangsung hingga 2015.

Luke mengatakan, naiknya penjualan kondominium di Jakarta  tak lepas dari meningkatnya masyarakat  kelas menengah di Jakarta seiring kuatnya fundamental ekonomi nasional. Di sisi lain, tingkat suku bunga acuan pada tahun ini juga relatif rendah.

“Pembelian kondominum itu ada yang untuk investasi, namun tidak sedikit yang digunakan untuk tempat tinggal,” kata Luke.

Chairman Jones Lang LaSalle Indonesia, Lucy Rumantir, menambahkan prospek Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi di kawasan ASEAN memberikan keuntungan tersendiri bagi pasar properti.

Menurut Lucy, pada 2020 mendatang, Jakarta akan menjadi salah satu kota tujuan bisnis di kawasan Asia Pasifik. Hal ini tak lepas dari kuatnya pertumbuhan ekonomi nasional dan gencarnya pembangunan infrastruktur kota di Tanah Air.

Kondisi ini lanjut dia, membuat sejumlah investor, khususnya asing terus mengembangkan bisnis propertinya di Indonesia. Hal ini terlihat dari mulai maraknya proyek-proyek berskala internasional yang akan dibangun di Indonesia dalam 5-10 tahun ke depan.

“Jakarta akan terus berevolusi menjadi kota megapolitan seperti kota-kota besar lain di dunia dengan gedung-gedung pencakar langit yang akan mewarnai skyline kota,” ujarnya. (Dim)

ciputraentrepreneurship.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me