Revitalisasi Kota Tua, Seharusnya Begini Cara Melestarikan Kawasan Jadul

Big Banner
Kawasan Kota Tua di Stockholm Swedia yang Direvitalisasi oleh Foster+Partners (Rumah123/Dezeen)

Sebuah bangunan baru setinggi tiga lantai bernama Malarterrassen akan berdiri di kawasan Sodermalmstorg, Gamla Stan di ibu kota Swedia, Stockholm. Bangunan ini akan berisi ruang publik, pertokoan, restoran, cafe, dan juga galeri.

Biro arsitek ternama asal Inggris, Foster + Partners mendesain bangunan baru yang akan berada di kawasan kota tua ini. Foster + Partners juga mendesain master plan kawasan yang menghadap ke laut.

Baca juga: Indonesia Kan Negara Maritim, Kok Belum Punya Pelabuhan Keren Kayak Gini Sih?

Bangunan ini akan menjadi bagian dari infrastruktur kawasan.  Gedung ini akan dilengkapi oleh eskalator dan lift, layanan 24 jam, serta terhubung dengan plaza dan ruang publik di Gamla Stan.

Selain itu, bagian atap Malarterrassen ini memiliki fasad “pintar”. Fasad ini akan berubah warna sesuai musim di Swedia.

Baca juga: Badai Besar Datang, Industri Properti Bakal Terancam?

Kawasan ini juga memanjakan para pejalan kaki. Ada rute untuk pejalan kaki serta tempat bersantai dekat kawasan Teluk Saltsjon.

“Malarterrasen akan menjadi destinasi baru di Stockholm. Kawasan yang hidup di kota dan mudah diakses ini akan memiliki tempat pertunjukan dan pameran seni,” ujar Head of Design Foster + Partners. Spencer de Grey kepada laman desain dan arsitektur Dezeen.

Baca juga: Antisipasi Badai, Konstruksi Properti pun Berhenti

Foster + Partners menginginkan kawasan ini menjadi ruang publik yang baru di Stockholm. Karena itu juga, bangunan dirancang mudah diakses.

Biro arsitek ini memang mendesain bangunan baru namun tidak mengubah lanskap sekitar yang berisi bangunan lama. Seperti inilah revitalisasi kawasan kota tua di sebuah metropolitan.

Baca juga: Mau Aman Tinggal di Area Rawan Bencana? Bikin Dong Hunian Tahan Bencana

Sebenarnya, banyak kawasan kota tua di penjuru Indonesia, tetapi kebanyakan memang tidak terawat. Bahkan, banyak bangunan tua yang digantikan dengan bangunan baru.

Padahal kawasan kota tua bisa direvitalisasi. Kalau pun ada bangunan baru, namun tidak sampai meruntuhkan bangunan lama.

Baca juga: Gempa Meksiko Ingatkan Ancaman Bahaya Tinggal di Kawasan “Cincin Api”

Kalau mau mempertahankan bangunan lama, bangunan bisa dialihfungsikan menjadi perkantoran, restoran, dan lainnya. Wisatawan pun bisa berdatangan ke sini.

Kawasan Kota Tua di Stockholm Swedia yang Direvitalisasi oleh Foster+Partners

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me