Pengen Cepat Kebeli Rumah? Coba Pake Rumus 40:30:20:10

Big Banner

 

Foto: Rumah123/iStock

Rumah memang bukan barang yang bisa dibeli dengan duit sejuta dua juta rupiah. Sejelek-jeleknya rumah, harganya minimal Rp100 jutaan, ya ga? Tapi, ga usah juga urung niat beli rumah. Kebutuhan primer yang satu ini harus terus kamu perjuangkan. Jangan pernah menyerah, apa lagi berhenti menyisihkan dana buat beli rumah.

Agar kita bisa menyisihkan dana ya pastinya gaji atau penghasilan mesti kita atur-atur pengeluarannya. Jangan sakit perut dulu ah, pake rumus dong supaya bisa diatur. Ga masalah kok berapa besar gajimu, kalau diatur dengan baik pastinya ada saja dana yang bisa kamu sisihkan. Pernah tahu rumus 40:30:20:10 dalam mengelola gaji?

Baca juga: Bang Bing Bung! Gini Cara Nabung Agar Milenial Kebeli Rumah!

Sebenarnya sih ga ada pedoman yang baku perihal mengatur keuangan. Setiap orang punya cara dan selah sendiri. Tapi, kalau pake rumus, setidaknya kita punya pegangan. Soalnya berapa pun gaji yang kita terima, pasti deh kita merasa ga pernah cukup. Jadi, kita perlu mengaturnya dengan baik semisal dengan pola atau rumus.

Nah, pola atau rumus 40:30:20:10 maksudnya kita membagi gaji: 40% untuk biaya hidup dan pengeluaran rutin, 30% bayar cicilan, tabungan dan dana darurat, 20% untuk dana sosial semisal sedekah, hiburan, rekreasi, kawinan teman, 10% untuk investasi.

Baca juga: Mau Cepet Kebeli Rumah? Kalahkan Keinginan, Dahulukan Kebutuhan!

Nah, nah lagi nih, supaya kamu bisa menerapkan rumus tersebut dalam mengelola keuanganmu, jangan sampai deh kamu bertingkah ‘lebih besar pasak daripada tiang’. Apalagi sampai ngutang agar ga mati gaya atau pake kartu kredit untuk membeli ‘keinginan’ bukan ‘kebutuhan’.

Mengikuti tren, emang bisa bikin kita kelihatan gaya sih. Tapi, kalau kamu mau mencapai tujuan keuanganmu semisal punya rumah, maka kamu harus fokus ke tujuan itu dulu.

Selalulah prioritaskan kebutuhan daripada keinginan. Itu nasihat sakti untuk mengelola keuangan. Itu pula sebabnya di rumus tersebut pengeluaran rutin untuk bertahan hidup persentasenya paling besar (40%) dibandingkan dengan pos pengeluaran yang lain.

Baca juga: Kalau Pengin Kebeli Rumah, Jangan Kejebak Belanja Murah!

Yang terkategori kebutuhan, contohnya makan. Setiap orang yang hidup pastinya butuh makan, bukan? Tapi, apa yang dimakan alias jenis makanannya harus kita sesuaikan dengan kocek kita. Coba pikirkan deh, kalau ga makan masakan restoran kita ga bakal mati, bukan? Jadi, pintar-pintar kitalah memenuhi kebutuhan, bukan keinginan.

Upaya lain yang bisa mendukung kita bisa menerapkan rumus pengeluaran tersebut adalah asuransi (proteksi). Bentuknya bisa berupa asuransi kesehatan, asuransi ketenagakerjaan. Kalau sudah punya keluarga bisa asuransi jiwa, asuransi pendidikan, dan lain-lainnya.

Baca juga: Kalau Ga Mau Cepet Kebeli Rumah, Lakukan Sering-Sering 5 Hal ini!

Kalau rumus itu tak bisa kamu terapkan karena 100% gaji atau penghasilanmu hanya bisa untuk membiayai kebutuhan hidup rutin, maka inilah waktunya kamu mencari penghasilan tambahan (side job). Coba cermati lagi berapa waktumu yang masih bisa digunakan untuk kerja sambilan. Manfaatkan sisa waktu itu untuk benar-benar ‘menghasilkan’.

Andai tak ada waktu tersisa untuk pekerjaan sambilan, mungkin ini waktunya kamu mencari pekerjaan lain yang bergaji lebih besar. Mumpung masih muda, masih produktif, kenapa tidak?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me