BPJS Ketenagakerjaan Sediakan KPR Berbunga Rendah

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kabar baik bagi para pekerja anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  Ketenagakerjaan (BPJS TK) yang ingin memiliki rumah. BPJS Ketenagaerjaan memberikan pinjaman untuk pembelian rumah (KPR) senilai maksimal Rp500 juta dengan bunga rendah (di bawah 10% per tahun). Yang bisa memanfaatkannya adalah pekerja yang sudah menjadi peserta BPJS TK selama minimal satu tahun.

Foto : dok. Majalah Housing Estate

Foto : dok. Majalah Housing Estate

“Syaratnya, perusahaan (tempat bekerja)-nya tertib administrasi (dalam membayar iuran) dan iurannya lancar. Rumahnya terserah di mana saja baik rumah baru dari pengembang maupun rumah seken. Yang penting statusnya rumah pertama,” kata Kunto Baskoro, Kabid Pemasaran BPJS TK Kota Tangerang Selatan (Banten), kepada housing-estate.com di sela-sela acara pembukaan REI Expo di ICE BSD City, Serpong, Tangerang, Kamis (14/9).

Setelah menentukan rumah yang hendak dibeli, pekerja anggota BPJS TK tinggal datang ke Bank BTN yang ditunjuk menjadi bank penampung dana BPJS TK untuk pembiayaan pemlikian rumah pekerja yang menjadi pesertanya itu. Perhitungan bunganya mengacu pada BI  7-Day Repo Rate (saat ini berlaku 4,75%) ditambah margin 3% atau 7,75% per tahun, jauh lebih rendah dibanding bunga KPR efektif floating dari perbankan yang saat ini rata-rata masih di atas 11-12% per tahun. Maksimal tenor KPR dibatasi 20 tahun.

Untuk pinjaman senilai Rp300 juta misalnya, cicilannya Rp2,499 juta/bulan (tenor 20 tahun), sedangkan Rp400 juta angsurannya Rp3,33 juta/bulan. BPJS TK memberikan plafon kredit maksimal 95% dari harga rumah, sehingga pekerja harus menyediakan uang muka minimal 5%. Jadi, untuk rumah seharga Rp500 juta, BPJS TK akan menyediakan kredit maksimal Rp475 juta, sedangkan pekerja membayar uang muka Rp25 juta.

“Peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, cukup ke Bank BTN (terdekat) dengan menyebutkan akan mengambil program ini dan menentukan rumahnya di mana. Nanti seluruh verifikasi akan dilakukan Bank BTN. Kalau semua sudah oke, BPJS Ketenagakerjaan akan menyetorkan dananya ke Bank BTN dan nasabah mencicil ke Bank BTN,” jelas Kunto.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me