Persiapan Tinggal di Planet Mars? Beli Dulu Furniturnya

Big Banner
Furnitur untuk Hunian di Planet Mars yang Didesain oleh Ma Yansong (Rumah123/Dezeen)

Arsitek sekaligus desainer produk, Ma Yansong mendesain sederetan furnitur dengan desain futuristik yang terinspirasi dari sains fiksi.

Ma sendiri adalah founder dari biro arsitek MAD yang berkantor pusat di Beijing, Tiongkok. Biro arsitek yang berdiri pada 2006 ini dikenal dengan proyek Harbin Opera House.

Baca juga: Bos Airbnb Ternyata Jago Desain Furnitur Lho, Mau Lihat Hasil Karyanya?

Koleksi furnitur ini didesain untuk digunakan ketika manusia sudah bisa sampai di Planet Mars! Ma Yansong mendesain meja makan, kursi santai, tempat lilin, lampu duduk, hingga meja console.

Furnitur ini merupakan kolaborasi dengan galeri ALL yang berasal dari Beijing. Perabot futuristik ini sempat dipamerkan di Design Miami/Basel 2017 yang diselenggarakan di Swiss beberapa waktu lalu.

Baca juga: Furnitur Perpaduan Desain Kontemporer dan Mesir Kuno, Mau Koleksi Ga?

Ma Yansong mulai berpikir dan bertanya dalam hati apa yang akan terjadi kalau manusia bisa pindah ke Mars. Apakah furnitur yang dibawa bisa memberikan inspirasi cinta untuk rumah baru dan rumah lama?

Arsitek senior ini mendesain furnitur dengan bentuk bebas sepertii cairan. Dia memanfaatkan sejumlah material seperti aluminium, perunggu, dan besi baja serta material lainnya.

Baca juga: Dua Produsen Furnitur Skandinavia Berkolaborasi Rilis Produk Rumah Tangga Kekinian

“Saya belum pernah ke Mars, apa yang akan kita temukan di sana? Lanskap merah, horison yang sepi, es yang membeku? Mungkin semuanya indah dalam caranya masing-masing, seperti juga Bumi beberapa juta tahun yang lalu,” ujar Ma Yansong seperti dikutip oleh laman desain dan arsitektur Dezeen.

Tertarik pergi ke Mars? Bosan tinggal di Bumi? Mau tinggal di planet lain? Mau berkarier di luar angkasa? Mau move on dari mantan pacar? Hmm, beli dulu furniturnya, baru kemudian punya hunian di Mars!

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me