Victoria Village Dibeli Investor Secara Borongan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Memasuki triwulan terakhir 2017 kondisi pasar properti belum menunjukkan tanda-tanda segera membaik. Penjualan produk-produk properti secara umum masih sulit. Berbagai cara dan terobosan ditempuh developer untuk menggaet konsumen. Ada yang berhasil mendongkrak penjualan, tapi tidak sedikit yang gagal. Meikarta, Cikarang, Bekasi (Jawa Barat), salah satu yang sukses dengan strategi banting harga. Lippo Group, pengembangnya, berhasil menjual lebih 130 ribu unit hanya dalam empat bulan. Masih di Bekasi, Metroland juga sukses memasarkan Victoria Residence di Tarumajaya, Bekasi Utara, dengan menawarkan insentif dan fleksibelitas pembayaran.

Victoria Village Residence Bekasi | dok. housing-estate.com

Victoria Village Residence Bekasi | dok. housing-estate.com

Di subklaster pertama di Victoria Village (30 ha), klaster besar yang terdiri atas beberapa subkluster, ratusan rumah habis terjual hanya dalam tiga bulan. Kini Metroland melepas klaster kedua sebanyak 200-an rumah. Ada tiga tipe yang dipasarkan: 27/60 seharga Rp262,5 juta, 36/72 Rp315,5 juta, dan 42/90 Rp378,5 juta. “Tipe 42/90 paling laris karena harganya masih murah. Di klasterr pertama (Victoria Green Residence) tipe 52/90 harganya Rp868 juta,” kata staf pemasarannya kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (25/9).

Selain enduser (pemakai akhir), konsumennya juga para investor. Salah seorang investor membeli hingga 40-an unit. Ia yang juga seorang profesional di perusahaan pengembang besar di Jakarta tertarik membeli karena diberi berbagai kemudahan. “Harganya sama dengan di price list, tapi saya boleh bayar depe 10 persen diangsur 24 kali dan bebas biaya pengalihan,” katanya. Untuk konsumen ritel depe-nya maksimal diangsur 21 kali, sementara biaya pengalihan nilainya 5% dari harga traksaksi.

Ia menyebutkan nilai pembelian 40 rumah itu sekitar Rp13 miliaran dengan angsuran depe selama dua tahun Rp57 juta/bulan. Rencananya pada bulan ke-20 rumah akan mulai ditawarkan karena janji serah terimanya 24 bulan. Ia optimis saat rumahnya jadi nanti harganya bakal naik 15-20 persen. Pemasarannya juga tidak akan sulit sebab lokasinya sekitar 1 km dari akses tol Cibitung-Cilincing dan dekat dengan kawasan industri dan pergudangan Marunda Centre dan Cilincing. Di sana banyak perusahaan swasta termasuk kantor PLN Distribusi Jawa Bali. Tidak jauh dari Victoria Village, Modernland punya lahan 1.300 ha yang akan dikembangkan menjadi residensial dan industrial park.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me