Modernland Kejar Target Rp1 Triliun Dari Kawasan Industri

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Modern Industrial Estat, anak usaha PT Modernland Realty Tbk, menargetkan meraih penjualan Rp1 triliun dari kawasan industri Modern Cikande di Jalan Raya Jakarta-Serang Km 68, Serang, Banten. Kawasan industri khususnya di koridor barat Jakarta memiliki potensi yang sangat besar seiring pertumbuhan infrastruktur di kawasan.

kawasan-industri-modernland

Menurut Michael Adinata, Sales Manager Modern Cikande, kendati bisnis properti tengah lesu, Modern Cikande masih bisa membukukan penjualan lahan industri yang cukup lumayan. “Capaian kami memang di bawah target, tapi untuk ukuran bisnis saat ini cukup lumayan. Tahun lalu kami berhasil menjual 29 hektar senilai Rp550 miliar dari target 50 hektar. Tahun ini kami menargetkan bisa menjual 60 hektar senilai Rp1 triliun dan sudah tercapai Rp300 miliaran,” katanya saat media visit ke Modern Cikande, Selasa (19/9).

Kendati masih jauh dari target, sudah banyak pesanan yang masuk, tinggal menunggu proses transaksi. Harga lahan di Modern Cikande sekitar Rp2 juta/m2 belum termasuk  PPN. Harga itu disebut sangat menarik karena masih berada di range yang rendah untuk ukuran kawasan industri yang terus melakukan pengembangan. Seluruh infrastruktur di dalam kawasan menyediakan fasilitas yang akan membuat perusahaan-perusahaan nyaman menjalankan usahanya.

I Wayan Satia, Operational GM Modern Cikande menambahkan, saat ini ada lebih dari 200 perusahaan di Modern Cikande dengan 60 persennya perusahaan lokal dan 40 persen perusahaan asing yang bergerak dalam industri kimia, makanan, building material, dan lain-lain. “Karena kelengkapan kami, dari otoritas pemerintah di sini kami sudah mendapatkan insentif KLIK (Kemudahan Langsung Investasi Konstruksi). Di Banten baru ada tiga kawasan industri yang mendapatkan fasilitas itu seperti Krakatau Steel,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dengan fasilitas KLIK setiap investor yang membeli lahan Modern Cikande bisa langsung membangun pabriknya sambil mengurus legalitas usaha mulai dari IMB, amdal, dan perizinan lain. Karena itu kawasan industri Modern Cikande juga dijadikan percontohan untuk pengelolaan kawasan industri di luar Jawa.

“Dari total lahan kami seluas 3.175 hektar, yang sudah dikembangkan sekitar 40 persen. Akhir tahun ini akses pintu tol Cikande (di jalan tol Jakarta-Merak) akan dibuka yang berjarak hanya 900 m dari kawasan kami. Fasilitas komersialnya juga sudah cukup lengkap seperti pertokoan, klinik, kantor pos, kantor bank, dan masih akan terus bertambah. Awal tahun depan kami juga mulai mengoperasikan Hotel Swiss Bell Inn,” jelas Wayan.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me