2018, Terminal Pondok Cabe Rampung

Big Banner
Ilustrasi terminal. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

Tahu gak kamu, Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang, sedang disiapkan menjadi terminal tipe A sebagai pengganti Terminal Lebak Bulus? Sejak 2015, terminal ini dibangun untuk shelter angkutan dalam kota. Selama ini shelter itu digunakan untuk bus Trans Anggrek. Sementara untuk bus AKAP yang belum punya shelter dibangun loket tersendiri.

Terminal seluas 2,6 hektare tersebut akan terdiri atas 3 bangunan utama: bangunan penumpang, shelter angkutan kota, dan 5 shelter AKDP dan AKAP. Gedung terminal akan dibangun dengan material baja dan kaca.

Baca juga: Terminal Bus Selalu Kumuh? Eits… Jangan Komen Sebelum Lihat Terminal Pulo Gebang

“Kami menargetkan terminal ini bisa beroperasi pada 2018, tergantung kesiapan Dinas Perhubungan, dari sisi personel dan kelengkapannya,” kata Kepala Bidang Bangunan Non-perkantoran Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan, Buwana Mahardika, seperti dikutip Harian Kompas, Selasa (26/9/2017).

Saat ini, pembangunan terminal ini sudah pada tahap ke-3 atau tahap akhir yang ditargetkan rampung pada 20 Desember 2017. Sejak Agustus 2017 lalu hingga kini, pengerjaannya telah mencapai 10%. Pembangunan shelter bus antarkota antarprovinsi direncanakan menjadi satu dengan shelter bus antarkota dalam provinsi.

Baca juga: Superblok Ini Akan Jadi Meeting Point Baru di Tangerang Selatan

“Di lapangan, kami memulai proses perakitan dan pemasangn baja. Meskipun material utama sudah di lokasi, masih proses fabrikasi, belum terpasang,” kata Buwana.

Dana pembangunan terminal ini total Rp104 miliar: Rp64 miliar hibah dari DKI Jakarta dan Rp40 milir dari Kementerian Perhubungan. Sedangkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyediakan Rp3 miliar sebagai dana pendamping.

Baca juga: Di Tangsel Masih Ada Apartemen Buat yang Bergaji Rp5 Jutaan

Pengelola Terminal Pondok Cabe, Jeffrey Kapoyos, berharap pembangunan terminal segera selesai agar segera bisa dimanfaatkan PO bus. Selama ini ada 46 PO bus yang terdaftar, tapi yang beroperasi baru 13 PO bus.

Dia juga berharap proses pelebaran akses jalan untuk Jalan Kemiri Raya dan pembangunan jalan layang di persimpangan Gaplek segera terlaksana. “Sebab, jika nanti terminal beroperasi  penuh, tapi jalan masih sempit, bisa terjadi kemacetan parah,” kata Jeffrey.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me