Kalau Situs Properti Berbayar Saja Bisa Kecolongan, Gimana yang Gratisan?

Big Banner

 

Foto. Rumah123

Berita dijualnya Senayan City Mall menjadi viral di media sosial, di antaranya ditayangkan pada hari yang sama, Senin (25/9/2017), oleh Finance.detik.com dan Kompas.com, serta Cnnindonesia.com. Tapi, berita tersebut sudah diklarifikasi Rumah123.com selaku situs properti yang menayangkan iklan tersebut.

Rumah123.com telah menurunkan listing Mal Senayan City yang ditawarkan dengan harga Rp5,5 triliun tersebut. Hal ini dilakukan setelah mendapat konfirmasi dari berbagai pihak terkait.

Baca juga: Konfirmasi Lengkap, Rumah123 Turunkan “Mal Senayan City Dijual”

Belajar dari kasus tersebut, memang situs jual-beli properti online rentan terhadap listing yang kebenarannya tidak 100%. Hal ini bisa dimengerti karena tidaklah mungkin bagi situs penyedia layanan jual-beli online semacam Rumah123.com untuk mengecek satu per satu setiap iklan yang ditayangkan oleh agen properti.

“Kami bantu cek, tapi gak mungkin satu per satu karena ada lebih dari 700 ribu iklan,” kata Country General Manager Rumah123.com, Ignatius Untung, menanggapi permasalahan listing Mal Senayan City, Senin (25/9) tersebut. “Tapi, kami selalu kooperatif jika ada komplain menyangkut listing,” kata Untung lagi.

Baca juga: AREBI: Pasang Iklan di Situs Berbayar Itu Bentuk Jaminan Kualitas

Perlu diketahui, Rumah123.com merupakan media online berbayar untuk property agent yang memungkinkan mereka meng-upload listing propertinya. Isi iklan yang berupa listing tersebut bukanlah tanggung jawab portal properti yang merupakan anak perusahaan REA Group Australia ini.

Nah, kalau yang berbayar saja bisa kejadian ‘kasus Senayan City Mall dijual’ tersebut, bagaimana dengan situs properti yang tak berbayar alias gratisan? Bayangkan, setiap orang, siapa saja, bisa dengan mudahnya me-listing apapun properti yang dijual karena tak berbayar.

Beberapa waktu lalu, Ketua Umum DPP Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Hartono Sarwono, mengatakan kepada Rumah123.com, perlu ada perhatian dalam mengiklankan properti, terutama yang dilakukan oleh para agen properti.

Baca juga: Punya Audience Lebih Luas, Media Online Bisa Perluas Pasar bagi Agen Properti

“Iklan properti harus memiliki jaminan agar konsumen yakin itu bukan abal-abal,” kata Hartono dalam acara penandatanganan kerja sama AREBI dengan Rumah123.com di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dia sangat mendukung situs properti berbayar demi memberikan layanan terbaik bagi konsumen.

Menurutnya, berbayar itu merupakan salah satu bentuk tanggung jawab si agen properti terhadap listing yang di-posting-nya. Kalau yang gratis, bisa saja jadi ‘asal’ posting listing. Kalau sudah begitu, maka nantinya bisa saja konsumenlah yang menjadi pihak yang paling dirugikan.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me