Paramount Land Luncurkan Kota Baru 1.000 ha di Tangerang

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Meski kondisi ekonomi belum terlalu bagus, Paramount Land tetap akan meluncurkan proyek baru. Yaitu, sebuah kota baru (township) seluas 1.000 ha di Tangerang, Banten. “Kami terbiasa mengembangkan proyek dalam skala kota minimal di atas 400 ha. Karena itu semuanya harus dipersiapkan secara matang (sebelum peluncuran proyek),” kata Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto kepada housing-estate.com usai menerima penghargaan Green Property Award 2017 untuk kriteria green water management kategori proyek perumahan berskala kota Paramount Land (1.200 ha), Gading Serpong, Tangerang, di Jakarta, Rabu (27/9).

Potret kawasan kota baru Paramount Land di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, yang sudah hidup dan dihuni puluhan ribu KK. Foto: Dok. Paramount Land.

Potret kawasan kota baru Paramount Land di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, yang sudah hidup dan dihuni puluhan ribu KK. Foto: Dok. Paramount Land.

Meski enggan menyebut secara gamblang, Aryo mengatakan lokasi proyek township terbarunya itu tidak jauh dari kawasan Paramount Serpong. “Selompatan dari Gading Serpong, tapi beda kawasan,” ujarnya. Paling cepat proyek dikenalkan ke publik tahun depan. “Kita nggak boleh siap-siap saat siklus (pasar sudah) di atas. Yang benar (launching) sebelum pasar properti membaik (lagi). Jadi, tahun 2018 adalah saat yang baik untuk mengeluarkan produk baru dalam skala besar sehingga pada saat puncak siklusnya kita sudah siap,” lanjut Aryo.

Rencananya di dalam kota baru itu bakal dikembangkan beragam jenis properti, mulai dari rumah tapak, apartemen, mal, area komersial, sekolah, universitas, sampai hotel. Konsep kawasan dan produk hunian tidak jauh berbeda dengan yang ditawarkan di Paramount Serpong. “Lingkungannya serba hijau dengan banyak pohon di kawasan dengan fasilitas instalasi pengelolaan air bersih mandiri,” katanya. Proyek tersebut bakal menyasar segmen pembeli rumah pertama dari kalangan milenial kelas menengah. “Harganya di atas Rp500 juta per unit karena first home buyer-nya kelas middle,” ungkapnya.

Menurutnya bisnis properti di kawasan Tangerang masih terbuka lebar seiring dengan meningkatnya jumlah populasi usia produktif. “Menyiapkan kota baru itu nggak dalam waktu 2-5 tahun tapi 10 hingga 20 tahun. Jadi generasi milenial dan Z yang saat ini berusia 10 tahun, ke depan jumlah, usia dan tingkat kemapanannya makin tumbuh sehingga pada masanya mereka akan beli rumah,” jelas Aryo.

Selain fokus menyiapkan kota baru tersebut, developer juga terus menghabiskan pemasaran sisa unit di Paramount Land termasuk ruko Bolsena yang baru dipasarkan tiga minggu lalu. Ruko ini berada 200 meter dari Universitas Multimedia Nusantara, RS Bethsaida dan memiliki akses langsung ke kawasan BSD City (6.000 ha) melalui Jl Paramount Boulevard-Jl Ir Soekarno-Jl BSD Raya Utama. Tersedia dua tipe, yaitu 162/67,5 (4,5 x 15) dan 224/101 (6,75 x 15) seharga mulai dari Rp3 miliaran/unit. Hanya dipasarkan 20 unit, separuhnya sudah terpesan.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me