Penjualan Kota Baru Parahyangan Naik 20 Persen

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Meski pasar properti nasional belum pulih benar, PT Belaputera Intiland, pengembang Kota Baru Parahyangan (1.250 ha), Jl Raya Padalarang, Bandung Barat (Jawa Barat), tetap mampu memasarkan produk-produknya dengan baik. Bahkan, omzet penjualannya mengalami peningkatan cukup sigifikan. “Dari Januari-Agustus penjualan kami naik 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” kata Ryan Brasali, Direktur PT Belaputera Intiland di sela-sela acara HousingEstate Green Property Awards 2017 di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Kota Baru Parahyangan

Kota Baru Parahyangan | foto : dok. Majalah Housing Estate

Menurutnya, rumah yang paling laris sepanjang delapan bulan tersebut adalah tipe Wangsakomala 97/162 yang dibanderol Rp1,56 miliar/unit di tatar Wangsakerta 2. Selain harganya masih cukup terjangkau, tipe ini paling laris karena sudah dilengkapi tiga kamar tidur plus kamar pembantu rumah tangga. Jadi, penghuni tidak perlu lagi melakukan renovasi saat mau menempati rumahnya.

Untuk rumah yang lebih besar tersedia tipe 130/360 seharga Rp3 miliaran di tatar Subanglarang. Kelebihan tipe ini selain memiliki view menawan ke arah jari-jari waduk Saguling, desain rumahnya menarik dengan bukaan jendela yang serba lebar. Pada siang hari tanpa AC pun rumah tetap nyaman.

Belum lama developer juga melansir sekitar 200 rumah dua lantai di tatar baru Lokacita di area pengembangan tahap dua. Tersedia pilihan tipe Lokawanoja 100/126 yang dibandrol Rp1,7 miliar, tipe Lokawanoja A 105/189 Rp2,08 miliar, tipe Lokakancana hoek (sudut) 190/225 Rp3,18 miliar, tipe Lokakancana-A 139/162 Rp2,23 miliar, tipe Lokakancana-B 139/162 Rp2,21 miliar, dan tipe Lokakancana Sudut 190/225 Rp3,16 miliar.

Saat ini  perumahan sudah dilengkapi fasilitas yang cukup lengkap. Untuk sekolah sudah tersedia mulai dari tingkat kelompok bermain, TK, SD, SMP, SMU hingga perguuan tinggi. Ada juga supermarket, rumah sakit, hotel, pasar modern, pertokoan, sport center, dan lain-lain.

Fasilitas berikutnya yang ditargetkan sudah bisa dioperasikan penghujung 2017 adalah lapangan golf 18 hole Parahyangan Golf (70 ha) di area pengembangan tahap dua karya desainer Bob Moore asal Amerika Serikat. Lapangan golf yang kini sudah memasuki tahap finishing itu dilengkapi driving golf  dan club house (9.000 m2) modern, mewah, dan terbesar dari seluruh club house lapangan golf yang ada di Indonesia.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me