Buat Penyuka Barang Antik dan Vintage, Jangan Lewatkan Homedec 2017 Ya

Big Banner
Pasar Kutu, Homedec 2017 (Rumah123/Dodiek Dwiwanto)

Jangan meremehkan barang bekas atau barang antik lho. Barang-barang seperti ini biasanya punya cerita yang unik.

Mungkin kamu suka memadukan beragam furnitur dan desain sehingga rumah kamu bergaya eklektik. Atau kamu memang suka dengan desain tradisional. Bisa juga kamu memang penggemar desain vintage.

Baca juga: Perpaduan Dinding Bercat Putih dengan Furnitur Warna Warni, Berani Coba?

Lantaran itu kamu masih menyimpan radio jadul peninggalan kakek, mesin jahit yang dulu dipakai nenek, meja kerja peninggalan nenek moyang, koleksi lampu antik milik ayah, pajangan piring milik ibu, atau malah kamu punya hobi mengumpulkan piringan hitam.

Wah, kalau kamu punya hobi seperti ini, kamu harus datang ke acara Homedec Indonesia 2017 yang sedang berlangsung di (Indonesia Convention Exhibition) ICE BSD, Tangerang, Banten pada 28 September-1 Oktober. Acara ini dibuka sejak pukul 10.000 hingga 21.000 WIB.

Baca juga: Furnitur Perpaduan Desain Kontemporer dan Mesir Kuno, Mau Koleksi Ga?

Dalam pameran desain interior dan dekorasi rumah ini, ada salah satu acara unik yang baru pertama kali dilakukan yaitu pasar kutu. Homedec sendiri sudah dilangsungkan ketiga kali sejak 2015.

Pasar kutu merupakan kurasi produk second hand dan vintage yang memberikan warna berbeda untuk pencinta barang antik.

Baca juga: Hmm, Indahnya Furnitur dengan Pola Dedaunan dan Bunga

“Untuk antique collector. Suatu inisiatif baru dari Homedec, yang membantu kreasi untuk  promosikan furnitur lama atau anti. Mengenai furnitur yang tergolong antik ini, kami akan serahkan kepada ahlinya. Semua koleksi akan dikurasi sehingga sesuai dengan tema pameran dan konsumen,” ujar Manager Regional Business Development CIS, Linda Leoni kepada Rumah123. CIS merupakan penyelenggara Homedec 2017.

Dia menambahkan kalau para pencinta barang antik harus datang ke pameran ini untuk melihat barang-barang second dan vintage yang dihadirkan. Para pencinta barang antik dijamin tidak menyesal kalau datang ke sini.

Baca juga: Furnitur Jadul Bisa Ditampilkan Secara Kekinian Lho

Francis Surjaseputra yang merupakan arsitek dan desain interior menjadi kurator dalam pasar kutu ini. Dia menyatakan kalau 80 persen barang yang ditampilkan memang dikurasi, sisanya dibebaskan saja.

“Sebagian besar dikurasi, ada aturan, sebagian besar memang melalui proses kurasi, sebagian tidak,” ujar Francis yang mendalami desain interior di Inggris dan Prancis,

Baca juga: Produsen Furnitur Gencar Rilis Perabot Bongkar Pasang

Dia melanjutkan kalau segmen barang vintage dan jadul ini melibatkan sejumlah komunitas barang lawas. Selain itu, juga ada beberapa kolektor yang memamerkan koleksinya.

Francis memaparkan kalau komunitas yang menyukai barang vintage dan jadul seperti ini ternyata banyak di Indonesia. Dia juga menyatakan bagi mereka yang ingin memiliki barang jadul, barang yang tersedia di pasar kutu ini memang untuk diperjualbelikan.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me