WNA Boleh Memiliki Properti di Indonesia? Banyak yang Diuntungkan Lho!

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Tahu ga kamu, kalau selama ini orang asing hanya diperbolehkan memiliki properti dengan status hak pakai, tak lama lagi agaknya warga Negara Asing (WNA) bisa memiliki properti dengan status hak guna bangunan (HGB). Ini kabar baik buat para pengembang dan ekspatriat di Indonesia karena dengan kelonggaran ini mereka bisa bergerak lebih leluasa di dunia properti.

Kelonggaran batasan kepemilikan properti bagi WNA tersebut, akan diwujudkan pemerintah melalui revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan. Menteri Agraria Sofyan Djalil, mengatakan, kelonggaran ini untuk menarik WNA.

Baca juga: Boleh Ga Sih Orang Asing Kasih Warisan Rumah?

Peraturan sebelumnya tak terlalu menarik ekspatriat untuk punya hunian di Indonesia. “Yakni membangun apartemen hanya atas tanah hak pakai atau membolehkan orang asing membeli HGB,” kata Sofyan seperti dikutip KONTAN, Jumat (6/10).

Menurut Sofyan, Kementerian Agraria mengusulkan perubahan aturan menjadi apartemen atau rusun yang dibangun atas tanah hak guna bangunan dapat dimiliki oleh orang asing. Namun, klausul ini masih berupa draft RUU Pertanahan. Sehingga, pemerintah masih akan membahasnya lagi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Baca juga: Inilah 5 Izin Tinggal yang Bikin Orang Asing Bisa Beli Properti di Indonesia

Rencana pemerintah memperluas kepemilikan WNA di sektor properti langsung mendapat sambutan dari pengusaha properti sekaligus Sekretaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida.

Selain kelonggaran kepemilikan, Totok juga meminta pemerintah mengatur hal krusial lain, yakni terkait jenis properti dan nilai transaksinya yang bisa dimiliki WNA. Tujuannya, agar tidak timbul persaingan dalam kepemilikan properti dengan warga negara Indonesia (WNI).

“Jangan sampai nanti asing malah bisa beli rusunami yang seharusnya untuk masyarakat Indonesia. Harus ada koridornya, misalnya (mereka beli) apartemen yang level atas, dan dibatasi nilai minimum transaksinya,” kata Totok.

Baca juga: Tiga Daerah Ini Paling Banyak Diincar Orang Asing untuk Dihuni!

Sedangkan menurut Wakil Ketua Komite Tetap Properti Kadin, Tulus Santoso, ada beberapa keuntungan dari pelonggaran kepemilikan properti bagi WNA.

“Kalau unit banyak yang terjual akan mempengaruhi industri lain, misal furnitur, bahan bangunan, semen, dan konsumsi rumah tangga juga akan meningkat,” katanya memberi alasan. Ekonomi akan terdorong lebih kencang yang berasal dari aneka sektor manufaktur.

Apalagi, kata Tulus, dengan status HGB, warga asing dapat menjadikan propertinya sebagai jaminan di bank untuk pengajuan kredit. Geliat kredit properti perbankan pun akan kian kencang.

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me