Penyaluran Kredit Rumah Bank BTN Kupang Meningkat Pesat

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Indonesia adalah negara dengan banyak kota yang terus berkembang, yang membuat perkembangan bisnis properti makin merata. Salah satu kota yang pertumbuhan bisnis propertinya makin bagus adalah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Winang Budoyo (kanan). Foto: Istimewa

Winang Budoyo (kanan). Foto: Istimewa

Menurut Kepala Ekonom Bank BTN Winang Budoyo, potensi bisnis properti di kawasan timur Indonesia sangat tinggi, salah satunya terlihat di Provinsi NTT. “Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonominya naik 65 basis poin dari 2,49 persen pada kwartal dua 2016 menjadi 3,14 persen pada kwartal dua tahun ini. Sementara di Jawa turun 27 basis poin, Kalimantan 50 poin, Sulawesi 35 poin, Sumatera stabil. Sedangkan Maluku dan Papua yang juga wilayah timur Indonesia tumbuh 48 basis poin,” katanya melalui siaran pers yang diterima housing-estate.com dari Kupang, Rabu (25/10).

NTT, lanjutnya, ekonominya tumbuh 5,01 persen pada kuartal dua 2017 atau sama dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Secara sektoral real estat baru menyumbang 2,58 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) NTT. Di sisi lain pertumbuhan sektor properti di NTT bisa mencapai 5,4 persen secara tahunan, yang menandakan pengembangan properti di provisnis itu makin menarik.

Data Bank Indonesia (BI) juga menyebutkan, pembangunan perumahan di Kabupaten Manggarai Barat, Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, hingga Kabupaten Kupang cukup sukses, mencapai 3.000 rumah murah tahun ini. Berbagai kebijakan pemerintah juga ikut mendorong terus bergeraknya sektor properti di kawasan.

Peningkatan ini sejurus dengan penyaluran kredit rumah Bank BTN Kupang. Hingga September 2017 kenaikannya mencapai 45,31 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, atau dari Rp29,02 miliar menjadi Rp53,06 miliar. Untuk kredit konstruksi kenaikannya bahkan mencapai 60,49 persen dari nilai Rp65,02 miliar.

“Berbagai indikator itu menunjukan sektor properti sangat potensial dan memiliki ruang tumbuh yang besar di NTT. Secara nasional PDB untuk properti juga baru 2,5-2,8 persen. Jadi potensi tumbuhnya juga masih sangat besar, ditambah bonus demografi yang akan kita terima sehingga makin besar potensinya,” tuturnya.

housing-estate.com