Hotel Semester II 2017 8.000 Kamar Baru di Jabodetabek (1)

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi November 2017, menurunkan liputan tentang suplai demand bisnis perhotelan di Indonesia. Disebutkan sejak beberapa tahun terakhir, pertumbuhan hotel di Indonesia khususnya di wilayah Jabodetabek menunjukkan pertumbuhan positif. Di tahun-tahun mendatang, tingkat permintaan hotel masih akan terus bertambah, terlebih pada permintaan hotel-hotel bintang empat.

Jika pertumbuhan beberapa sub sektor properti pada semester II 2017 masih belum menujukkan kegairahannya, sebaliknya sub sektor perhotelan justru menunjukkan pergerakan yang positif. Kegairahan ini bahkan sudah terlihat sejak beberapa waktu terakhir, meski bisa dikatakan belum mengalami kenaikan yang signifikan.

“Berdasarkan pengamatan kami pada pasar hotel di beberapa kota besar di Indonesia, rata-rata tingkat hunian hotel selama semester II 2017 menunjukan level yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun 2016,” terang Tommy Bastamy, Consultant Property Coldwell Banker.

Menurut Tommy, berdasarakan riset yang dilakukan pihaknya, sepanjang semester II 2017, pasokan kamar hotel di kota-kota besar utama seperti Semarang, Medan, Surabaya, Makassar dan Jabodetabek mengalami peningkatan sehubungan dengan mulai beroperasinya beberapa hotel baru.

Khusus untuk wilayah Jabodetabek, misalnya. Pasokan kamar hotel selama semester II ini akan mengalami penambahan sekitar 8.389 kamar dan menjadikan total pasokan mencapai 54.589 kamar di akhir tahun 2017. Sementara, di kota-kota besar lainnya, pasokan baru pada semester II akan berkisar antara 175 kamar sampai dengan 226 kamar.

Menurut data Coldwell Banker, Hotel bintang empat akan menyumbang kontribusi paling banyak dalam pasokan baru di semester II 2017 atau mencapai 57,7%, yang diikuti oleh hotel bintang 3 dan 5 yang masing-masing mencapai 21,7% dan 20,7%.

“Pertumbuhan supply tersebut bisa dikatakan meningkat jika melihat persentase pada semester 1 2017. Pasokan kamar hotel mengalami penambahan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Medan, Semarang dan Jabodetabek.
Pasokan kumulatif di kota-kota tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 1,4% di Kota Medan, 1.7% di Kota Semarang dan 8,2% di wilayah Jabodetabek. Khusus untuk Jabodetabek sendiri total penambahan pasokan hotel baru mencapai 678 kamar selama semester 1 2017,” ujar Tommy.

Masih menurut Coldwell Banker, dalam 3 tahun terakhir hotel bintang empat cukup mendominasi pasokan baru di delapan kota besar di Indonesia, dengan pertumbuhan per tahun mencapai 6,6% selama periode 2015 sampai semester1 2017.

Pertumbuhan yang sama juga dapat dilihat dari sisi permintaan hotel, dimana hotel bintang empat menunjukan pertumbuhan permintaan yang paling tinggi di delapan kota besar tersebut dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 12,8% per tahun selama periode 2015 sampai semester 1 2017. Diantara kota dengan pertumbuhan pasokan dan permintaan tertinggi selama 3 tahun terakhir adalah Jabodetabek dan Bandung.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com