Trend Investasi Kondominium Area Jabodetabek Masih Favorit

Big Banner

Pasar hunian kondominium di Jabodetabek saat ini masih stabil bila dibandingkan tahun lalu walaupun ada penurunan di beberapa segmen yaitu menengah, menengah ke atas, dan atas. Riset konsultan properti, PT Savills Indonesia menyebutkan, pasar kondominium dan apartemen Jakarta kembali mendapatkan tambahan pasokan baru sebanyak 3.600 unit sehingga menambah stok yang ada di pasar mencapai 132.000 unit.

Kepala Departeman dan Riset Savills Indonesia, Anton Sitorus mengatakan, meskipun pasokan hanya 3.600 unit, namun tingkat penjualan semesterI/2017 tahun ini mencapai 4.100 unit. Adapun, menurut Anton hingga 2020 mendatang setidaknya akan ada total mencapai 73.000 unit kondominium yang dipasarkan dan saat ini setidaknya 70% nya telah terjual. “Laju penjualan terbesar terjadi di segmen upper—middle sebesar 75%, kemudian segmen lower-middle 63%, segmen mid-end sebesar 60% dan high end 67%,” ujar Anton.

Dilihat dari sisi harga katanya, segmen kelas bawah justru mengalami tekanan akibat para pengembang yang secara atraktif memberikan banyak diskon pada proyek peluncuran baru di segmen ini.

Adapun, penyebaran kondominium di Jabodetabek dalam lima tahun terakhir antara lain; Jakarta Selatan 24,1%, Jakarta Utara 18,3%, Jakarta Barat 14,9%, Jakarta Pusat 13,8%, Tangerang 13,2%, Jakarta Timur 5,8%, Bekasi 3,9%, Depok 3,8%, dan Bogor 2,3%. DW

mpi-update.com