Manfaatkan Pulau Reklamasi Untuk Stadion Internasional

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Teka teki soal reklamasi di Teluk Jakarta mulai kelihatan arahnya. Kendati belum ada pernyataan resmi, sudah ada titik temu antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Yaitu, memanfaatkan pulau reklamasi yang sudah terbangun (C,D, dan G). Sedangkan yang belum terbangun, Pemprov DKI mengambil sikap tidak dilanjutkan. Hal itu terungkap usai pertemuan antara Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (31/10).

Foto udara pulau reklamasi di Teluk Jakarta (foto : ANTARA FOTO)

Foto udara pulau reklamasi di Teluk Jakarta (foto : ANTARA FOTO)

Pilihan meneruskan reklamasi tiga pulau itu diambil karena kalau dibongkar banyak kesulitannya dan makan biaya besar. Misalnya dimana lokasi pembuangan pasirnya. Kalla menyebutkan pemanfaatan pulau reklamasi itu perlu regulasi yang menguntungkan masyarakat banyak dan Pemprov DKI.

Pengamat perkotaan dan lingkungan Nirwono Joga mengatakan, untuk menata dan memanfaatkan pulau reklamasi itu Pemprov DKI sebaiknya membuka kesempatan seluas-luasnya kepada publik untuk memberi masukan. “Misalnya dimanfaatkan untuk fasilitas publik seperti hutan kota, stadion olah raga bertaraf internasional, dan lain-lain,” katanya kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (1/11). Ada juga yang mewacanakan digunakan untuk hunian nelayan dan konservasi lingkungan.

Selain itu persoalan lingkungannya juga perlu diaudit ulang. Sedari awal reklamasi ini dikhawatirkan mengganggu aliran sungai yang bermuara di Teluk Jakarta, penumpukan sampah, terganggunya aktifitas nelayan, dan matinya biota laut. Nirwono mengingatkan agar Pempov memastikan moratorium reklamasi tetap dilakukan dan semua kegiatan pembangunan dihentikan.

Paling penting perizinan dibatalkan dan permohonan baru ditolak. Selain itu Pemprov DKI harus siap menghadapi pengembang pulau reklamasi seandainya mereka melakukan gugatan. “Kalau mereka menggugat, tidak ada jalan lain harus dihadapi. Untuk itu koordinasi dengan pemerintah pusat dan kementrian terkait harus dilakukan,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me