Apartemen Supermewah Aman Resort di Pusat Kota New York

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Para pelancong kelas atas pasti mengenal karakter akomodasi pelesir yang dikelola jaringan Aman Resorts. Sesuai dengan konsep yang diusungnya, sejak pertama kali berdiri tahun 1988 di Phuket, Thailand, semua akomodasinya berkonsep natural, mengedepankan privasi tinggi dan menawarkan kedamaian. Tamu akan dijamu seakan berkunjung ke rumah sahabat. Demikian seperti tertulis di lamannya.

The Crown Building (Foto: Dok. Aman Resorts)

The Crown Building (Foto: Dok. Aman Resorts)

Masuk dalam kategori jaringan hotel super mewah, Aman Resorts sedang bersiap membuka tempat baru. Memang tidak seperti kebanyakan akomodasinya yang berdiri di tepi pantai, gunung atau pulau nan sunyi, kali ini di tengah kota New York, Amerika Serikat (AS), yang terkenal dengan kesibukan dan keriuhan lalu lintasnya. Untuk hotel di tengah kota, Aman sudah punya satu, di Tokyo (2014), tapi untuk apartemen adalah produk yang baru seperti ditulis di lamannya: Aman’s first urban residences.

Aman New York akan menjadi akomodasi Aman Resorts ke 32 (lima di antaranya berlokasi di Indonesia). Direncanakan baru beroperasi tahun 2020, akomodasi ini mengambil tempat di sebuah gedung lawas yang sudah berdiri tahun 1921. The Crown Building, demikian namanya, berlokasi di sudut Fifth Avenue dan 57th Street menghadap ke Central Park. Itu salah satu kawasan paling berkelas di dunia, hanya selangkah dari Trump Tower, The Plaza Hotel dan Bergdorf Goodman department store.

Bangunannya 26 lantai, namun Aman hanya mengambil lantai empat ke atas. Tiga lantai di bawahnya berfungsi sebagai ruang ritel dan sudah disewa pihak lain. Menurut Vladislav Doronin, Chairman and Chief Executive Officer (CEO) of Aman Resorts, gedung ini sudah diakuisisi sejak 2014 senilai USD500 juta (sekitar Rp 6,8 triliun dengan nilai tukar sekarang).

Dibangun OKO Group LLC, perusahaan pengembang milik Doronin juga, semua unit dibuat terbatas. Hotelnya yang menempati lantai 4-10 cuma 83 kamar berukuran minimum 70 m2. Sementara lantai 11 ke atas dijadikan apartemen mewah yang hanya 20 unit. Setiap ruangnya didesain khas resor Aman dilengkapi tiga lantai spa, jazz club, cigar bar dan sejumah restoran serta lounge, juga wine library. “Tamu umum boleh memanfaatkan tapi kami lebih mementingkan penghuni,” kata Doronin. “Ketika saya membeli gedung ini saya bercita-cita membawa Aman ke kota ini dan mengubah konsep Aman dari (yang selama ini dikenal) horisontal ke vertikal,” lajutnya.

Rendering spa pool hotel (Foto: Dok. Aman Resorts)

Rendering spa pool hotel (Foto: Dok. Aman Resorts)

Diakuinya, membangun hunian berkonsep resor di tengah kota bukan hal mudah. Tidak saja biaya buruh konstruksi yang lebih mahal, tapi menerjemahkan konsep tersebut adalah tantangan terbesarnya. Apalagi materialnya serba mewah dan dari kelas premium. Sebab itu harga jualnya juga melebihi harga rata-rata apartemen mewah di New York.

Tipe terkecil 107 m2 yang hanya berisi satu kamar tidur dijual USD5,9 juta (Rp80 miliar) per unit. Tipe satu kamar lain yang lebih luas 196 m2 dibanderol USD10,6 juta (Rp144 miliar), tipe tiga kamar 407 m2 USD26,6 juta (Rp361 miliar) dan tipe empat kamar 584 m2 dihargai USD58,3 juta (Rp792 miliar). Harga terakhir lebih tinggi USD8 juta (Rp107 miliar) dibanding tipe duplex-penthouse 557 m2 di the Plaza Hotel.

Yang paling tinggi harganya unit penthouse yang akan terdiri atas lima lantai (1.300 m2) dan punya dua kolam renang terbuka dan dalam ruang. Doronin belum mau mengungkapkan, tapi Bloomberg mengasumsikan harganya akan lebih dari USD100 juta sekitar Rp 1,36 triliun.

Menyasar kalangan sangat kaya, Aman mengenakan tarif hotelnya 65 persen lebih tinggi daripada tarif hotel mewah lain. Namun pihak Aman Resort yakin konsepnya akan diterima pasar dengan baik. Ini terbukti dengan tingkat hunian Aman Tokyo yang selalu penuh. Sebab itu menyusul New York, Aman Resort berniat membuka hotel serupa di London, Paris dan kota-kota global lain.

Sementara apartemennya akan bersaing ketat dengan sejumlah apartemen mewah lain di sekitarnya. Seperti tipe triplex penthouse di 520 Park Avenue yang dibanderol USD130 juta (Rp1,8 triliun), unit penthouse di 432 Park Avenue seharga USD82 juta (Rp1,1 triliun) atau unit penthouse Woolworth Building senilai USD110 juta (Rp1,5 triliun). Walau demikian Doronin juga tetap pedeapartemennya akan tetap diminati pasar. “Saya tidak melihat ada kompetisi, karena saat ini kami tidak punya pesaing. Gedungnya bersejarah, mereknya bermutu, lokasinya premium, dan itu semua sudah cukup menjual,” tandasnya.

Sumber: Bloomberg & Aman Resort

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me