4 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan agar Ga Ketipu Beli Rumah Over-Kredit

Big Banner

Foto: Rumah123/Getty Images

Kalau isi kantong cekak, beli rumah over-kredit bisa jadi pilihanmu. Tapi, ribet ga sih? Ada beberapa orang mengalami kerugian ketika membeli rumah over-kredit. Kerugian tersebut terjadi biasanya karena kurang mencermati kondisi dan segala hal terkait pembelian rumah over-kredit tersebut.

Kalau kamu beli rumah dengan cara over-kredit, jangan lupa mencermati hal-hal berikut ini:

Pertama, Teliti Fasilitasnya 

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat membeli rumah over-kredit adalah mengecek kondisi rumah tersebut. Periksa dengan teliti semua sarana yang terdapat di dalam rumah, yakni jumlah kamar, kamar mandi, dan yang lainnya. Juga lingkungan di sekitar rumah, sesuai ga dengan kebutuhanmu dan keluarga?

Baca juga: Take Over KPR yang Aman dan Menguntungkan, Pasti Mau Dong!

Hal berikutnya, ada atau tidaknya biaya yang mungkin harus kamu siapkan untuk bagian yang harus direnovasi. Apakah hanya perbaikan kecil saja ataukah hanya sekadar pengecatan ulang, ataukah justru sangat besar?

Cek juga fasilitas umum yang terdapat di sekeliling rumah. Termasuk kondisi dan akses jalan ke rumah, keamanan, dan kualitas air di rumah.

Kedua, Hitung Betul Cicilan Bulanannya

Membeli rumah over-kredit tentu saja akan memengaruhi kondisi keuanganmu. Ada cicilan bulanan yang harus kamu bayar. Untuk itu, kamu perlu menghitung cicilan bulanannya dengan cermat.

Jangan lupa membuat perbandingan biaya dan untung-rugi membeli rumah over-kredit dengan rumah baru. Kamu juga dapat membandingkan harga rumah over-kredit tersebut dengan harga rumah di sekitarnya.

Baca juga: Mau Take Over KPR? Bisa Kok!

Ketiga, Ketahui Sejarah Kreditnya

Terkadang seseorang akan menjual rumahnya secara over-kredit karena yang bersangkutan tidak sanggup lagi membayar cicilan kreditnya. Hal ini perlu kamu cermati betul, apakah ada sejumlah tunggakan dan denda, mungkin juga bunga berbunga, yang harus kamu bayarkan kepada bank.

Antisipasi hal tersebut dengan cara meminta bukti tertulis pembayaran cicilan kredit yang sudah dilakukan si pemilik rumah. Selanjutnya, kamu teliti lagi sejarah kredit rumah tersebut.

Keempat, Periksa Keaslian dan Kelengkapan Dokumen

Memeriksa dokumen merupakan langkah penting saat kamu membeli rumah. Jangan sampai kamu tertipu dan membeli sebuah rumah yang sedang dalam status sengketa.

Lakukan pengecekan dokumen rumah yang disimpan pihak bank. Kamu bisa meminta bantuan notaris atau divisi legal bank untuk memeriksa keaslian dokumen rumah.

Pastikan juga si pemilik rumah memiliki dokumen lengkap yang biasa digunakan untuk mengajukan kredit, yakni fotokopi perjanjian kredit, fotokopi sertifikat berstempel bank, fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), fotokopi dokumen Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah dibayar.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me