Industri, Tumpuan Utama Bisnis Properti Kawasan Cibitung (1)

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi November 2017 menurunkan laporan perkembangan bisnis di Cibitung. Disebutkan berbagai jenis properti tumbuh subur di Cibitung untuk memenuhi kebutuhan para pekerja industri. Mulai dari landed house, apartemen, perkantoran, ruko hingga pusat perbelanjaan.

Salah satu wilayah Bekasi yang memiliki potensi untuk tumbuh pesat adalah Cibitung. Pendorong utama pertumbuhan kawasan Cibitung adalah industri. Banyaknya pabrik yang beroperasi di wilayah Cibitung telah menyerap ribuan tenaga kerja, baik lokal maupun asing.

Pekerja industri tentu membutuhkan tempat tinggal, juga kebutuhan hidup lainnya. Tak heran jika berbagai jenis properti pun tumbuh subur di kawasan Cibitung, baik residensial maupun komersial. Para pengembang properti seolah tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan dan mengambil peluang dengan membangun berbagai jenis properti.

“Permintaan akan hunian, baik landed house maupun apartemen, juga properti komersial semakin meningkat di kawasan Cibitung,” ujar Hengkie Husada, Principal Ray White Kelapa Gading Barat yang kini banyak memasarkan proyek properti di kawasan Bekasi, temasuk di Cibitung.

Terbaru adalah PT Sirius Surya Sentosa (SSS) yang mengembangkan superblok Vasanta Innopark yang yang terintegrasi dengan kawasan industri MM2100 di atas lahan seluas 100 hektare (Ha) dengan konsep Integrated City Within a City yang kental dengan budaya Jepang. “Ide awal pengembangan Vasanta Innopark ini memang untuk melengkapi kawasan industri MM2100,” kata Reggy Widjaya, President Director PT Sirius Surya Sentosa.

Reggy menjelaskan, saat ini ada sekitar 130.000 orang yang bekerja di kawasan industri MM2100. Dia juga melihat peluang dari jumlah penduduk di Bekasi juga sangat besar, namun suplai hunian masih kurang. Perusahaan dalam pembagunan proyek Vasanta Innopark telah menuntaskan akuisisi lahan dari PT Bekasi Fajar Real Estate Tbk.

Pembangunan proyek Vasanta Innopark akan dilakukan dalam beberapa tahap. Untuk tahap pertama seluas 12 Ha rencananya akan memakan waktu pengembangan selama lima tahun. Rencananya ada 17 tower yang akan berdiri di lahan tersebut, meliputi 10 tower apartemen, 2 tower apartemen sewa, satu tower gedung perkantoran, satu tower hotel, satu tower gedung univesitas, mall, rumah sakit dan ruko.

Untuk membangun proyek tahap pertama ini PT Sirius Surya Sentosa menyiapkan dana sekitar Rp20 triliun. Untuk proses pembangunannya sendiri dimulai tahun 2018 mendatang dengan membangun proyek apartemen dengan harga Rp13 juta-Rp 14 juta per m2 dan harga unit terkecil dimulai dari Rp270 juta. Lalu ruko sebanyak 216 unit dengan tipe tiga lantai dan empat lantai yang dibanderol dengan harga mulai Rp3 miliar.

Vasanta Innopark akan dilengkapi 28 integrated facilities. Diantaranya multilayer park seluas 2 ha yang dapat menghubungkan seluruh fasilitas sehingga memudahkan setiap orang untuk berinteraksi dan berpindah dari satu fasilitas ke fasilitas lainnya melalui taman-taman di dalamnya. PT Sirius Surya Sentosa juga telah menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan Technopark Univesity di kawasan Vasanta Innopark.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me