Energi Listrik dari Pijakan di Lantai? Wah, Sayangnya Orang Indonesia Malas Jalan Kaki

Big Banner
Lantai yang Didesain oleh Pavegen (Rumah123/Dezeen)

Pernah membayangkan kalau di masa depan, energi listrik bisa dihasilkan dari mana saja. Salah satunya dari menginjak lantai.

Perusahaan start up asal Inggris, Pavegen mengembangkan lantai pintar yang menghasilkan energi kinetik ketika dipijak. Perusahaan ini didirikan pada 2009 dan telah mengembangkan 150 proyek di seluruh dunia.

Baca juga: Beneran Lho, Sepeda Ini Bisa Kumpulkan Energi Saat Melewati Jalan Menurun

Lantai ini memang bergantung kepada pejalan kaki untuk menghasilkan energi dalam jumlah banyak guna menyalakan lampu umum.

Ketika lantai dipijak, lantai memunculkan generator induksi elektromagnetik untuk bergerak. Mesin berputar dan memunculkan kekuatan listrik.

Baca juga: Aduh, Jangan Sampai Tersengat Listrik Saat Hujan Turun

Menurut Pavegen, satu langkah saja cukup untuk menghasilkan listrik untuk menyalakan lampu LED kurang lebih selama 20 detik. Wow, satu langkah saja lho.

Lantai ini juga memiliki sensor API wireless yang akan mengirimkan data mengenai perilaku gerakan pada alat yang dipasang oleh Pavegen.

Baca juga: Ingat Lho, Awasi Pemakaian Listrik Supaya Terhindar dari Kebakaran

Semua ini memiliki fungsi untuk menghitung masa puncak ketika banyak orang berdesakan di area, memprediksi tren konsumen, dan menciptakan area ruang populer untuk kaum urban.

Kalau lantai ini dipasang di toko ritel, pengunjung dan pelanggan bisa mendapatkan keuntungan digital dan finansial untuk setiap langkah yang diambil. Kalau dikumpulkan via aplikasi smartphone, mereka bisa menggunakan untuk membeli atau disumbangkan.

Baca juga: Fasad Sekolah Dipasangi 12.000 Panel Solar, Bisa Ngirit Listrik 50 Persen!

“Ini artinya ketika Anda masuk ke toko, kamu memberikan tenaga listrik sebesar 40 persen hingga 50 persen. Sebagai pengguna, perusahaan ritel akan mengatakan Laurence, kamu sudah melangkah 42 langkah, jika kamu melakukan 50 langkah lagi, kami akan memberikan kamu sejumlah uang untuk berbelanja atau lebih baik, kamu bisa mendonasikan energi ini ke tempat lain,” ujar chief executive officer (CEO) dan founder Pavegen, Laurence Kemball-Cook kepada situs arsitektur dan desain Dezeen.

Teknologi ini dikembangkan untuk konsumsi energi dan membuatnya lebih mudah. Pavegen juga ingin agar orang bisa memahami soal energi terkait perubahan iklim dan pemakaian energi berkelanjutan.

Baca juga: Jaguar Land Rover Rilis Mobil Listrik, Jangan Lupa Punya Garasi Dulu Ya!

Hmm, idenya keren banget ya. Tetapi, sayangnya Indonesia tergolong negara yang masyarakatnya nggak doyan jalan kaki.

Orang-orang Indonesia menjadi negara urutan terbawah soal jalan kaki. Tetapi bagaimana kalau lantai ini dipasang di area pelari. Kan banyak orang Indonesia yang doyan lari nih.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me