Lagi Berburu Hunian? Jangan Kompromi untuk 5 Hal Ini Ya!

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/Ist

Terdesak kebutuhan akan hunian, kadang orang mau saja membeli hunian yang seadanya. Akibatnya bisa ditebak, menyesal atau kamu harus menguras kocek untuk memperbaiki sana-sini hunian yang sudah telanjur dibeli.

Memang banyak kesalahan atau kekeliruan yang dibuat orang saat membeli hunian, namun ada 5 hal yang kerap menjadi masalah. Hal ini karena kamu mau berkompromi saat membelinya, sementara 5 hal itu tergolong tak bisa dikompromikan. Berikut 5 hal tersebut:

  1. Lokasi

Sekali kamu memilih lokasi, maka sulit untuk mengubahnya karena lokasi adalah hal yang fix. Sebut saja lokasi dekat jalur penerbangan, daerah rawan banjir, atau dekat kantor pemadam kebakaran, lokasi-lokasi tersebut bisa mengurangi potensi penyewa (kalau mau disewakan) atau pembeli  (kalau mau menjualnya lagi).

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan agar Ga Ketipu Beli Rumah Over-Kredit

Yang perlu kamu ingat, properti yang sulit dijual di tingkat penjual, maka akan lebih sulit lagi pada saat dijual di tingkat pembeli. Dengan kata lain, pada saat sebuah properti sangat sulit terjual, maka akan lebih sulit lagi untuk menjualnya kembali. Semisal kamu membeli sebuah properti yang sudah lama ga laku-laku karena faktor lokasinya, maka kelak kamu akan lebih sulit lagi saat akan menjualnya kembali.

Nasihat para agen handal, jangan beli properti terburuk di lokasi terbagus, tapi jangan juga beli properti terbagus di lokasi terburuk. Lokasi adalah hal yang tak bisa dikompromikan.

  1. Bangunan Utama

Kondisi bangunan utama sebuah properti adalah hal yang juga ga bisa kamu kompromikan. Kalau kamu beli rumah di  lokasi terbaik, tapi bangunannya punya masalah signifikan semisal ada penurunan, pemipaan ulang, dan atap bermasalah karena rayap. Biaya untuk memperbaiki itu semua jauh lebih besar tak sebanding dengan harganya yang ‘miring’.

Baca juga: Kiat Beli Rumah dengan Harga Terbaik

  1. Topografi dan Cahaya

Topografi properti bersifat alamiah, tak bisa dikompromikan begitu saja. Rumah di tanah yang berbukit bila salah letak atau salah arah maka akan memengaruhi cahaya di dalam rumah tersebut. Bila rumah kurang terkena cahaya, maka akan memengaruhi kesehatan para penghuninya. Kurangnya cahaya alami atau aliran udara yang buruk akan sangat berisiko bagi kehidupan para penghuni rumah.

  1. Anggaran

Jangan tergoda untuk membeli properti di luar anggaran yang sudah kamu tetapkan. Bisa saja karena faktor ‘baper’ lantas kamu jadi membeli sebuah rumah. Membeli properti memang bisa saja karena faktor emosional (semisal ada kenangan tertentu atau sangat suka gaya interiornya).

Akan tetapi, kalau hal tersebut akan menjadi masalahmu di kemudian hari, maka jangan mau kompromi pada faktor ini. Pokoknya, jangan terpikat beli properti yang melebihi anggaran awalmu.

Seberapa sempurna lokasinya atau seberapa besar kamu mencintai rumah itu, kalau kamu tidak mampu membelinya maka jangan kompromikan anggarannya di luar kemampuan finansialmu.

Baca juga: Beli Rumah Jangan Asal Nawar, Apalagi Nyasar!

  1. Tata Letak

Pada saat kamu membeli hunian, atau properti apapun, perhatikan tata letaknya, apakah ruangan-ruangannya sudah sesuai dengan yang kamu butuhkan. Merombak memang bisa saja dilakukan, tapi pikirkan pula anggarannya.

Memindahkan ruang atau memperbesar ruang yang kecil menjadi besar, boleh jadi biayanya mahal lho! Jadi, kalau ukuran kamar tidurnya terlalu kecil, misalnya, ga usah  kamu kompromikan. Forget it sajalah! Cari yang lain!

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me