Kapan Ya Penumpang Kereta di Indonesia Pakai Tiket Microchip Seperti di Swedia?

Big Banner
Penumpang Kereta RJ Railways, Swedia (Rumah123/Dezeen)

Kalau kamu sering menggunakan kereta api jarak jauh atau kereta commuter line, kamu akan menemukan banyak perbedaan. Salah satunya soal tiket.

Bagi pengguna commuter line, kamu akan terbiasa menggunakan kartu untuk naik kereta. Sementara bagi pengguna kereta api jarak jauh, kamu akan mendapati tiket akan dipindai dengan alat khusus saat masuk stasiun.

Baca juga: Integrasi Bus, Kereta, dan Sepeda, Ini Baru Sistem Transportasi Oke!

Bicara soal tiket, ternyata ada yang lebih canggih lagi nih. Perusahaan kereta api asal Swedia, SJ Railways mulai memperkenalkan teknologi microchip sebagai tiket.

Microchip ini ditanamkan dalam tubuh. Benda ini menjadi alternatif pengganti tiket. Microchip ini akan dimasukkan ke dalam tangan.

Baca juga: Beda dengan Jakarta, Lahan Parkir Terbesar di Stasiun Kereta Ini Untuk Sepeda

Saat penumpang masuk ke kereta atau sedang berada di kereta, kondektur hanya perlu memindai tiket untuk memeriksa sah atau tidaknya tiket. Pemindaian cukup dilakukan dengan smartphone.

Sistem ini bisa bekerja dengan mendaftarkan setiap penumpang dengan membuat nomor. Lantas nomor itu disimpan dalam microchip dan bisa diperbarui dengan aplikasi milik smartphone penumpang.

Baca juga: Kapan Ya Punya Stasiun Kereta Keren Kayak Gini?

Kondektur akan menemui tiap penumpang dan memeriksa tiket. Penumpang hanya perlu memberikan tangan kepada penumpang untuk dipindai dan memeriksa informasi tiket.

SJ Railways mengklaim kalau mereka perusahaan perjalanan pertama di dunia yang menggunakan layanan ini. Sekitar 3.000 orang penumpang sudah menggunakan teknologi microchip ini.

Baca juga: Stasiun Kereta Ini Bisa Penuhi Kebutuhan Masyarakat Yang Gila Sepeda!

“SJ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan piranti digital di Swedia. Jadi proyek ini memang dimulai sangat cepat,” ujar Head of SJ Business Sales, Peter Dahlqvist kepada laman arsitektur dan desain Dezeen.

“Tiket microchip merupakan contoh bagus bagaimana kami senang untuk mencoba ide baru terkait konsumen dan membantu dalam mengembangkan kecepatan digital,” lanjut Dahlqvist.

Baca juga: Hmm, Mau Tahu Arsitek yang Piawai Mendesain Stasiun dan Jaringan Kereta?

Wow, keren banget ya kalau semua penumpang kereta api di Indonesia menggunakan teknologi yang sama. Futuristik banget.

Kamu hanya perlu kasih tangan dan kemudian dipindai dengan alat. Kondektur tahu semua informasi tiket perjalanan. Kapan ya Indonesia kayak begini?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me