Kalau Pengin Punya Taman Tapi Ga Ada Lahan? Bikin di Atap!

Big Banner
Foto: Rumah123/iStock

 

Taman atap (Roof garden) bisa kamu coba kalau kamu ingin punya taman tapi ga ada lagi lahan. Di atap, kamu bisa menanam berbagai jenis tanaman, baik di dalam pot atau media tanam lain.

Ingin berkebun atau sekadar menciptakan keindahan dan kesegaran bisa kamu wujudkan di atap. Roof top atau taman atap ini kerap diterapkan pada gedung-gedung bertingkat yang bagian atapnya dapat diletakkan pot atau tanaman merambat.

Baca juga: Menghadirkan Rumput di Taman Atap? Bagaimana Caranya, Sih?

Roof garden dapat mengurangi panas berlebihan di dalam ruang yang sangat besar. Nah, untuk itu dalam menata roof garden perlu perlakuan istimewa, seperti halnya menanam dan memelihara tanaman di pot. Menariknya, karena diletakkan di atas atap sebaiknya pilih tanaman yang mampu bertahan di tempat panas.

Baca juga: Kumpul Senang di Rooftop Pasar Tradisional PSPT Tebet

Sebelumnya, kamu harus memastikan apakah atap rumahmu sudah cukup kuat menyangga beban untuk bisa dijadikan roof garden, ataukah harus ada sedikit renovasi?

Jangan sampai atap tidak kuat menahan beban taman yang berisi elemen-elemen katakanlah tanaman, hiasan taman, dan tanah. Nanti kalau atapnya ambruk, bisa merusak dan membahayakan keseluruhan fondasi.

Baca juga: Wah, Tanaman Apa Sih yang Bisa Ditanam di Taman Atap?

Nah, berikut ini 5 tips dalam menata roof garden:

Pertama, sebaiknya pilih tanaman yang tahan panas dan udara kering. Cirinya terdapat lapisan lilin pada permukaan daun, seperti nanas hias, pandan hias dan berbagai macam kaktus.

Kedua, sementara untuk tanaman merambat pilih semisal bunga api irian (Mucuna benetil) sangat bagus untuk ditanam merambat di atas pergola. Jika rambatan telah sempurna, lanjutan dengan menanam tanaman di bawahnya. Dengan begitu, perawatan tanaman di bawahnya akan lebih mudah.

Ketiga, untuk pernyiraman, lakukan dengan memasang penyemprotan (sprinkler). Tinggal sambungkan sprinkler dengan sumber air yang ada, maka air siap tersebar ke area roof garden. Sebaliknya air untuk penyiraman bukan dari jenis air PAM karena banyak mengandung karporit yang dapat merusak tanaman.

Keempat, roof garden dengan landscape berupa bukit-bukitan dapat membebani struktur. Kita dapat mengurangi bobotnya dengan mengisi bagian media yang tidak ditanami dengan rongga-rongga kosong.

Atur ketebalan media yang diperlukan sesuai dengan kedalaman akar tanaman yang kamu pilih. Alternatif lain, rongga dengan memasukkan sterofoam di bawah gundukan yang tidak ditanami.

Kelima, media tanam harus ringan agar mengurangi beban terhadap struktur bangunan. Siapkan media yang terdiri atas campuran pasir dan serutan atau serbuk kayu. Masing-masing setengah bagian. Tambahkan kepada media tersebut dengan pupuk. Sebaiknya, lapisi bagian atasnya dengan lapisan kulit kayu pinus atau bisa juga jenis kayu yang lain.

  

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me