“BTN Tour de Borobudur”, Strategi BTN Dongkrak Pertumbuhan DPK

Big Banner

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pertumbuhan nasabah diharapkan dapat terdongkrak karena BTN mensyaratkan seluruh peserta yang ikut untuk membuka rekening tabungan BTN terlebih dahulu atau mempunyai produk-produk BTN.

“Hal ini lah yang kami harapkan dapat mendongkrak pertumbuhan rekening BTN sekaligus untuk menambah awareness masyarakat terhadap produk-produk BTN,” kata Maryono usai menyelesaikan etape ke dua “BTN Tour de Borobudur 2017” di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (12/11).

Dia menjelaskan, gelaran acara yang diselenggarakan ini merupakan yang ke-XVII dan sudah menjadi agenda rutin tahunan yang diikuti oleh berbagai peserta baik dari dalam maupun luar negeri. BTN sendiri telah dua kali menjadi seponsor utama acara tersebut.

“BTN ingin terus terlibat dalam ajang internasional seperti ini. Selain mengharumkan nama bangsa, ajang ini juga sudah terbukti mendongkrak sektor pariwisata yang menjadi salah satu fokus dari Pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo,” ungkap dia.

Menurut Maryono, pertumbuhan ekonomi di daerah salah satunya ditunjang oleh pariwisatanya. Untuk itu perseroan menilai potensi wisata daerah di Indonesia masih perlu dikembangkan dan disosialisasikan ke berbagai belahan dunia.

“Tour de Borobudur bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk menggelar ajang serupa dengan menonjolkan keunikan daerah masing-masing,” tambah dia.

Dalam ajang BTN TDB tersebut, BTN juga berpartisipasi untuk melestarikan lingkungan dan menggerakkan sektor ekonomi Jateng. Terlebih lagi dalam etape kedua BTN TDB kali ini jalur sepeda melewati dan berhenti di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang dibangun oleh sejumlah BUMN termasuk BTN sehingga bisa menikmati fasilitas yang ada di Balkondes tersebut.

“Sebagai bank milik negara, kami tidak hanya menggenjot bisnis, tapi juga berpartisipasi membantu masyarakat dan lingkungan. Melalui ajang BTN Tour de Borobudur ini, perseroan tidak sekadar mengajak berolahraga dan berkompetisi sehat, tapi juga melakukan aksi sosial di berbagai bidang,” jelas Maryono.

Selain ajang BTN Tour de Borobudur XVII, ada beberapa aksi sosial yang juga dilakukan misalnya untuk setiap 1 km yang ditempuh setiap peserta, akan disumbangkan dana senilai Rp 1.000. Dari aksi tersebut terkumpul Rp 181 juta yang kemudian disumbangkan ke Pemprov Jateng.

Perseroan juga ikut melestarikan lingkungan di Bendungan Jatibarang dengan menebar 10 ribu benih ikan dan menanam 1.000 bibit pohon buah di kawasan waduk yang juga menjadi objek wisata Semarang tersebut. “Besar harapan kami, bantuan ini memiliki multiplier effect bagi masyarakat Jawa Tengah. Sehingga wujud nyata BUMN Hadir Untuk Negeri benar-benar dirasakan masyarakat disini,” ujar Maryono.

Adapun dalam BTN Tour de Borodudur XVII, terdapat empat kategori antara lain kategori 100K dengan jarak tempuh 100 kilo meter (km) yang akan diikuti 1.200 peserta, kategori 200K dengan jarak tempuh 60 km dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang dan kategori VIP dengan jarak tempuh 30 km dengan 500 peserta dan terakhir, New Armada dengan jarak tempuh 18 km yang akan diikuti 4.000 orang. Perhelatan olahraga sepeda tahunan ini juga diikuti 200 atlit profesional.

Rute yang dilalui para peserta BTN Tour de Borobudur XVII merupakan titik-titik pariwisata di Jawa Tengah, dimana para peserta melewati Waduk Serbaguna Jatibarang Semarang, Desa Limbangan, Rindam IV Diponegoro, Pendopo Kabupaten Temanggung, Balkondes Karanganyar Borobudur dan Candi Borobudur.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi peran BTN dalam mendorong pariwisata di daerahnya. “Ini kegiatan besar yang sangat positif, kita sangat apresiasi. Agar masyarakat gemar berolah raga sekaligus promosi pariwisata bagi Jawa Tengah,” tegas Ganjar. (EKA)

jktproperty.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me