Apartemen TOD Laris Manis di beli Investor

Big Banner

Menurut SPV Marketing di Apartemen LRT City Urban Signature Ciracas Ricky Thong, Sejak diperkenalkan ke pasar lewat pemilihan nomor urut pemesanan (NUP) pada Agustus 2017 lalu, tower 1 yang memiliki 1100 unit telah terjual habis, dan kini NUP bersifat Waiting List namun harga tetap sama.

Minat konsumen terhadap tower 1 ini cukup bagus. Untuk pembangunan tahap pertama akan diselesaikan di tahun 2020. Menyoal pilihan unit, Ricky menyatakan, apartemen LRT City Urban Signature Ciracas ditawarkan dengan tiga tipe pilihan, studio seluas 24,5 meter persegi (m2), tipe satu kamar seluas 36,75 m2 dan tipe dua kamar dengan luas 49 m2.

Saat berita ini di turunkan harga NUP di Apartemen Urban Signature jual di tower pertama berada di angka Rp 18,200.000. Harga tersebut, telah mengalami kenaikan Rp 1.500.000 sejak pertama kali ditawarkan kepada konsumen. Artinya Capital gain yang terjadi di Urban Signature sangat bagus dan menjanjikan dan bahkan kami belum genap 3 bulan sejak diluncurkan. Serta update per 14 Nopember 2017 NUP Urban Signature telah mencapai 446 unit (penjualn retail marketing)

Menurut Djoko Santoso selaku Kepala Divisi Transit Oriented Development (TOD) 1 PT Adhi Karya atau ADHI, dari enam kawasan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang dikembangkan dalam proyek LRT City diakui lebih banyak diminati para investor dengan perbandingan 70% berbanding 30%.

Untuk investasi, apartemen dalam waktu cepat bisa memberi imbal hasil yang menguntungkan. Baik itu untuk disewakan maupun dijual kembali demi mengharapkan gain. Lantaran dari tiga proyek apartemen LRT City yang sudah kami pasarkan, hampir rata-rata satu unit punya nilai sewa (rental yield) minimal 8%, dengan catatan belum dilengkapi stasiun LRT di sana. Sasaran penyewanya pun diprediksi merupakan kaum profesional kelas menengah dan menengah-atas yang menginginkan akses mudah dari hunian ke lokasi kerja.

Masih menurut Djoko, Cita-cita ADHI adalah pembangunan kawasan hunian ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama di sektor properti. Untuk mengembangkan enam kawasan hunian LRT City, ADHI mengklaim akan menghabiskan total nilai investasi mencapai kurang lebih dari Rp12 triliun.

Menurut Amrozi Hamidi selaku General Manager Departemen TOD & Hotel, proyek LRT City yang dikembangkan ADHI diyakini benar-benar mematuhi persyaratan sebuah kawasan berbasis TOD. Sebuah hunian TOD harus memiliki jarak maksimal 800 meter dari moda transportasi publik perkotaan berbasis rel, seperti mass rapid trasit (MRT), light rapid transit (LRT) maupun commuter line. Nah kalau untuk LRT City sendiri sesuai namanya, akan menawarkan waktu singkat menuju stasiun LRT yang menghubungkan wilayah penyangga dengan Ibukota.

Demi menguatkan konsep hunian TOD, pengembang juga harus mengusung desain mixed-use yang terdiri dari perkantoran, komersial area, maupun sarana penunjang lainnya. Termasuk juga menyediakan jalur pedestrian bagi penghuninya.

Budi Saddewa Soediro, Direktur Operasi II ADHI mengatakan, “Menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang menyediakan beragam aktivitas dari tempat tinggal, berbelanja, bermain, hingga bekerja dalam satu kawasan, maka LRT City menawarkan sebuah kawasan mixed-use terbaru di timur Jakarta yakni Gateway Park. Kawasan ini nantinya akan menjadi lingkungan bernuansa modern living yang mendukung gaya hidup praktis dan memiliki mobilisasi cepat”.

Tunggu apalagi segera investasikan uang anda dan miliki hunian vertikal terbaik 2017-2018 dari Adhi Karya dengan konsep 100% TOD. LRT City menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk mendapatkan hunian, fasilitas dan transportasi yang menyatu dan nyaman.

Hubungi Konsultan Marketing terbaik Anda, Ricky Thong di 081280979777 (bisa call dan wa) atau kunjungi website ini di www.rumahproperti123.com



rumahproperti123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me