Pasarkan Kios, Cimanggis City Sasar Pelaku UMKM di Depok

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kota Depok, Jawa Barat, menjadi salah satu wilayah penyangga Ibukota Jakarta yang cukup diperhitungkan terkait pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi di sekitarnya. Sayang perkembangan ekonomi itu kurang menyentuh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Padahal UMKM memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional termasuk penyerapan tenaga kerja.

Suasana diskusi “Membangun Kemitraan UMKM Depok-Pengembang Properti” di kantor pemasaran apartemen Cimanggis City, Jl Raya Bogor, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (15/11). (Foto: Dok. Cimanggis City)

Suasana diskusi “Membangun Kemitraan UMKM Depok-Pengembang Properti” di kantor pemasaran apartemen Cimanggis City, Jl Raya Bogor, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (15/11). (Foto: Dok. Cimanggis City)

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mencatat kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat 57,84 persen menjadi 60,34 persen dalam lima tahun terakhir. Serapan tenaga kerja di sektor ini juga meningkat dari 96,99 persen menjadi 97,22 persen dalam periode yang sama.

“Pelaku UMKM di Depok perlu mendapat perhatian penuh dari semua pihak supaya perkembangan ekonomi kota ini tidak hanya dinikmati segelintir pengusaha berkantong tebal. Untuk itu kita butuh langkah konkrit mendorong UMKM di Depok supaya lebih agresif,” kata Miftah Sunandar, Ketua Kadin Depok, kepada pers dalam diskusi “Membangun Kemitraan UMKM Depok-Pengembang Properti” di kantor pemasaran apartemen Cimanggis City (1 ha), Jl Raya Bogor, Depok, Jawa Barat, Rabu (15/11).

Sebagai wujud kepedulian tumbuh-kembang UMKM di Depok itu, PT Permata Sakti Mandiri, pengembang Cimanggis City, menawarkan kemitraan kepada pelaku UMKM di Depok menjadi vendor yang menyuplai segala kebutuhan perusahaan selama mengembangkan proyeknya. “Tentu kami butuh pasokal makanan, cinderamata dan lain-lain untuk menunjang kegiatan bisnis perusahaan. Para UMKM di Depok bisa masuk menawarkan diri,” kata Project Director Cimanggis City Sanggam Sitorus.

Berkaitan dengan itu pula, developer menawarkan 41 unit kios seharga Rp20 jutaan/m2 atau termurah Rp400 jutaan dengan luas 17-180 m2. “Sudah laku 17 unit. Cocok untuk jenis usaha makanan, minuman, camilan kekinian, loundry dan lain-lain,” kata Sanggam. Pihaknya juga memasarkan apartemen seharga Rp250 jutaan per unit atau sekitar Rp11 juta per m2. Proyek terdiri atas dua menara mencakup 1.600 unit hunian tipe studio 21 m2 dan dua kamar 36 m2. “Saat ini yang terpesan sudah lebih dari 260 unit,” ungkapnya. Tanggal 25-26 November ini Cimanggis City akan menggelar coffee class untuk para pecinta kopi. Di situ Anda bisa menikmati kopi dari biji kopi asli Indonesia dan mengikuti diskusi tentang kopi.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me