Sinar Mas Land Umumkan 8 Young Architect Competition 2017

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

 

Sinar Mas Land mengumumkan 8 tim pemenang Sinar Mas Land Young Architect Competition 2017 (SMLYAC). Pengumuman tersebut dikemas menarik dalam acara Awarding Ceremony di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada Sabtu (30/11/2017).

 

Sayembara SMLYAC 2017 merupakan kompetisi bagi mahasiswa arsitektur semester akhir dan arsitek muda profesional. Kompetisi yang berlangsung selama tiga bulan ini pertama kali diumumkan ke publik pada 17 September 2017 dan ditutup 12 November 2017.

 

Kompetisi SMLYAC 2017 merupakan bentuk kepedulian Sinar Mas Land terhadap para calon arsitek muda Tanah Air, sekaligus mengapresiasi bakat dan karya  mereka di bidang arsitektur.

 

Para pemenang berfoto bersama. Foto: Rumah123/SML

 

Delapan tim pemenang berasal dari tiga kategori sayembara yang berbeda, yakni: kategori Residential, Commercial, dan Digital Working Space. Para pemenang mendapat hadiah total Rp450 juta.

 

Sudah ketiga kalinya sayembara arsitektur berskala nasional ini diselenggarakan Sinar Mas Land. Sudah ketiga kalinya pula sayembara ini sukses meraih respons positif para peserta yang berasal dari jurusan arsitektur di Tanah Air.

 

SMLYAC 2017 merupakan sebuah kesempatan besar bagi calon-calon arsitek dan arsitek muda profesional terbaik negeri ini untuk menunjukkan potensi terbaik mereka melalui karya gemilang.

 

Tim The Equilirium dari Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). memenangkan hadiah: uang Rp100 juta untuk Kategori Digital Working Space. Foto: Rumah123/SML

 

“Sayembara SMLYAC kembali digelar Sinar Mas Land bekerjasama dengan Ikatan Aristek Indonesia (IAI) untuk yang ketiga kalinya sebagai bentuk kepedulian Sinar Mas Land terhadap perkembangan dunia pendidikan, terutama bagi para arsitek muda yang karyanya tidak dapat dipandang sebelah mata,” kata Head of Corporate Communication Sinar Mas Land, Panji Himawan, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/12/2017).

 

Menurutnya, dengan memberikan wadah untuk mengapresiasi karya-karya mereka, tentunya akan memberikan peluang bagi para arsitek muda untuk turut berkontribusi dalam pengembangan industri properti di Indonesia.

 

“Kami juga sangat berharap suatu hari nanti nama Arsitek Indonesia dapat menorehkan sejarah di dunia internasional melalui karyanya, dan siapa tahu orang tersebut adalah mantan pemenang dari SMLYAC,” katanya lagi.

 

Foto: Rumah123/SML

 Para Pemenang SMLYAC 2017: 

Kategori Residential

 

Pemenang 1: Tim Elevated Terrace Park dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Hadiah: uang Rp75 juta.

 

Pemenang 2: Tim Sculpture Garden dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Hadiah: uang Rp50 juta.

 

Pemenang 3: Tim Vana Residence dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Hadiah: uang Rp25 juta.

 

Kategori Commercial

 

Pemenang 1: Tim Living Nest dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Hadiah: uang Rp75 juta.

 

Pemenang 2: Tim Net Working Chamber dari Universitas Tarumanegara. Hadiah: Rp50 juta.

 

Pemenang 3: Tim E(Ssence) dari Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Hadiah: uang Rp25 juta.

 

Kategori Digital Working Space

 

Pemenang 1: Tim The Equilirium dari Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Hadiah:  uang Rp100 juta.

 

Pemenang 2: Tim Digital Crafting dari Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Hadiah: uang Rp50 juta.

 

Sebelumnya pada 29 November 2017, 16 tim terbaik mempresentasikan karya mereka di hadapan Dewan Juri yang sudah berpengalaman di bidangnya.

 

Juri untuk Kategori Residential:

 

Andra Matin (Founder Andra Matin Architect) dan Jefry Budiman (Founder Grain and Green).

 

 Juri untuk Kategori Commercial:

 

Achmad Noerzaman (President Director PT. Arkonin) dan Rafael David dari Aboday.

 

 Juri untuk Kategori Digital Working Space:

 

Asdarianto Asmoeadji (Dirut ‎PT.Griksa Cipta) dan Her Pramtama (Dirut US & P Architect).

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me