Program Sejuta Rumah Sudah Tercapai 765.120 Unit

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan capaian program satu juta rumah hingga awal Desember 2017 mencapai  765.120 unit.

Ilustrasi : Progress pembangunan rumah sederhana di Maja | Sumber : Media Sosial

Ilustrasi : Progress pembangunan rumah sederhana di Maja | Sumber : citramaja.com

Menurut Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (6/12/2017), sampai akhir tahun 2017 pencapaiannya diharapkan melampaui realisasi 2016 yang tercatat 805.169 unit.

“Dari 765.120 unit itu, sebanyak 619.868 unit merupakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 145.252 unit rumah non MBR. Yang kami bangun mencapai 183.977 unit, dari kementerian atau lembaga lain 1.566 unit, pemerintah daerah 148.180 unit, pengembang 250.916 unit, program CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) 118 unit, dan  masyarakat secara swadaya 35.111 unit,” jelasnya.

Khalawi kembali mengemukakan hambatan klasik pengadaan rumah rakyat. Yaitu, ketersediaan lahan dan kemudahan perizinan yang belum merata di semua daerah. Untuk mengatasi hambatan ini pemerintah terus mendorong konsep bank tanah (land bank) dan pengembangan kota mandiri yang memungkinkan penerapan konsep hunian berimbang (pembangunan satu rumah mewah bisa diikuti dua rumah menengah dan tiga rumah menengah bawah).

Contoh pengembangan kota mandiri itu adalah Kota Publik Maja (12.000 ha) di Maja, Kabupaten Lebak, Banten, serta pengembangan hunian vertikal di perkotaan baik sewa maupun hak milik. Pemerintah daerah maupun kota juga diharapkan aktif dan maksimal mengeluarkan kemudahan perizinan maupun kemudahan pembiayaan untuk warganya sehingga pengadaan perumahan bisa didorong lebih banyak dan lebih cepat lagi.

Terkait pembiayaan, Ditjen Penyediaan Perumahan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp9,633 triliun untuk tahun 2018. Anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan fisik rumah swadaya sebanyak 180.300 unit, rumah khusus 4.550 unit, rumah susun 13.405 unit, rumah umum dan komersial 27.500 unit.

“Khusus rumah swadaya, tahun 2018 nanti akan ada bantuan dari Bank Dunia melalui National Affordable Housing Program untuk 60 ribu unit rumah. Perincian loan agreement-nya masih dibahas. Kita harapkan awal tahun depan sudah bisa dieksekusi sehingga MBR punya lagi alternatif pembiayaan untuk memiliki rumah,” katanya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me