Rumah Ini Didesain untuk Penyewa dengan Gaji Pas-pasan, Wah Mau Dong?

Big Banner
Rumah yang Didesain oleh Mahasiswa Arsitektur Kansas State University (Rumah123/Dezeen)

Dua rumah yang bersebelahan ini memang dirancang identik. Luasnya masing-masing hanya 67 meter persegi. Ya, mirip rumah petak di Indonesia.

Masing-masing rumah memiliki dua kamar tidur dan satu ruang terbuka untuk ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Arsitek memang merancang sebuah area terbuka yang dapat digunakan untuk apa saja.

Baca juga: Rumah Sewaan Penyanyi Cantik Taylor Swift Dijual Rp324 Miliar!

Pembangunan rumah ini pun ditekan karena dananya memang terbatas, hanya 290.000 dollar AS (Rp3,9 miliar). Untuk ukuran Amerika Serikat, memang harganya tergolong rendah.

Meski begitu, rumah diselesaikan dengan bagus dan memiliki perabot pesanan. Rumah ini dibangun dengan ongkos lebih dari 600 dollar AS (Rp8,1 juta) per meter persegi.

Baca juga: Rumah Ini Pernah Disewa Neymar Rp119 Juta Per Malam!

Rumah ini merupakan hasil karya dari mahasiswa jurusan arsitektur Kansas State University. Para mahasiswa tingkat akhir ini juga berkolaborasi dengan biro arsitek lokal El Dorado dan membentuk Design+Make Studio.

Rumah ini berada di kawasan bersejarah di Kansas City, Missouri, Amerika Serikat. Kebanyakan rumah di area ini memang rumah kecil.

Baca juga: Sewa Hunian di KL Paling Murah di Dunia? Mau Pindah Gak??

Pembangunan rumah ini memang ditujukan bagi keluarga yang memiliki penghasilan terbatas, kurang dari 80 persen pendapatan di Kansas City.

Rumah dibangun di atas beton cor dan menggunakan material baja pada bagian eksterior. Pada bagian depan, ada kaca berukuran besar yang ditempatkan agar bagian dalam rumah terlihat terang.

Baca juga: Para Pemilik Rumah Ogah Sewakan Hunian ke Justin Bieber, Wah Kenapa Ya?

“Tipe bangunan ini dipilih sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan perumahan di kawasan yang dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan kawasan yang penduduknya belum padat,” ujar tim Design+Make seperti dikutip oleh laman arsitektur dan desain Dezeen.

Hmm, kayaknya cara ini patut dilakukan di Indonesia ya. Kenapa nggak melibatkan mahasiswa jurusan arsitektur dan teknik sipil dalam mengatasi kekurangan pasokan rumah? Mereka bisa diajak untuk mendesain dan membangun rumah dengan biaya minim.

Baca juga: Penasaran Nih, Kayak Apa Sih Hunian yang Disewa Rihanna?

Lumayan kan kalau ilmu para calon arsitek dan insinyur sipil ini sudah bisa dipakai dan diterapkan untuk kepentingan masyarakat. Ya, anggap saja mereka sedang kerja praktik dan berkontribusi nyata kepada masyarakat.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me