Skylight, Bikin Rumah Jadi Terang dan Irit Listrik, Bikin Yuk!

Big Banner
Foto: Rumah123/iStock

 

Kalau kamu ingin cahaya terang-benderang dalam rumah tanpa lampu, bukan hanya jendela-jendela besar yang bisa kamu buat, melainkan juga dengan skylight pada atap rumah. Secara harfiah skylight berarti cahaya dari langit. Sesuai dengan namanya, skylight berfungsi mendatangkan cahaya dari langit dengan cara membuat semacam jendela pada atap rumah.

 

Meski menggunakan kaca ataupun lapisan film, skylight tidak akan membuat suhu di dalam rumah kamu meningkat. Nah, bagi kamu yang sedang membangun atau merenovasi rumah, ada baiknya untuk mempertimbangkan penggunaan skylight karena bisa mengurangi penggunaan lampu saat siang.

 

Skylight biasanya ditempatkan di area kamar tidur, kamar mandi, atau ruang keluarga. Desain ruang akan lebih cantik dengan skylight. Namun, bagaimana cara memilih kaca yang tepat untuk skylight?

 

Baca juga: Bikin Dong, Kamar Mandi Lebih Terang dengan Membuat Skylight

 

Kalau kamu tertarik menggunakan skylight, coba perjatikan dulu hal-hal berikut:

 

Tak Harus Sesuai Model Atap Rumah

 

Skylight tidak dibatasi dengan model atap rumah. Kamu hanya perlu menyesuaikan pemasangan skylight dengan bagian ruangan yang ingin kamu terangi. Jangan lupa untuk mempertimbangkan nilai estetikanya.

 

Cermat Memilih Materialnya

 

Kamu perlu memilih material skylight yang cocok. Untuk itu, kamu bisa coba kaca karena lebih kuat dan tahan api. Bila perlu, kamu bisa melapisi kaca tersebut dengan pelapis beremisi rendah yang berfungsi menahan panas.

 

Apabila kaca dirasa cukup mahal, kamu bisa juga menggunakan plastik sebagai pengganti kaca. Jenis plastik yang bisa digunakan yaitu ABS, akrilik, dan polikarbonat.

 

Karena posisinya yang berada di atas, maka kamu butuh pertimbangan khusus untuk memilih kaca untuk skylight. Kamu harus memilih kaca yang aman dan kuat mengingat kaca di bagian ini akan terus-menerus terpapar sinar matahari.

 

Baca juga: Rumah di Portugal Ini Terang Berkat Skylight, Coba Aplikasikan di Rumah Kamu

 

Kamu juga perlu melapis kaca skylight dengan kaca film agar bisa meredam panas cahaya matahari yang masuk. Inilah tips selengkapnya dalam memilih kaca untuk skylight.

 

Gunakan jenis kaca tempered daripada kaca annealed. Kaca tempered lebih aman digunakan karena terdiri atas dua lapis kaca yang disatukan oleh lapisan laminate di tengahnya.

 

Jadi, ketika lapisan kaca teratas pecah, pecahannya tidak akan jatuh ke bawah atau memengaruhi lapisan kaca yang berada di bawahnya. Pecahan kaca akan terhalang lapisan laminate.

 

Alasan lain untuk tidak menggunakan annealed, bila pecah, kaca annealed akan berupa serpihan-serpihan kecil dan tajam yang berbahaya bagi tubuh.

 

Baca juga: Skylight, Trik Hadirkan Drama Pencahayaan

 

Jangan lupa gunakan lapisan kaca film. Selain meredam panas, kaca film juga dapat menahan serpihan kaca bila kaca pecah.

 

Jangan gunakan kaca film yang terlalu gelap. Semakin gelap kaca film, risiko kaca pecah akan semakin tinggi. Idealnya, gunakan kaca film dengan VLT 40% (cahaya yang masuk hanya 40%) karena tipe ini tidak terlalu gelap.

 

Konsultasi pada Ahlinya

 

Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan para ahli. Pasalnya, meski berguna, pemasangan skylight juga memiliki risiko. So, berhati-hatilah!

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me