Hunian TOD Cikunir Mulai Rp400 Jutaan, Beli Yuk!

Big Banner
Pekerja menyelesaikan pembangunan tiang Light Rapid Transit (LRT) di ruas Tol Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, (9/9). Foto. Rumah123/Dharma Wijayanto

 

Hunian TOD (Transit Oriented Development) yang terintegrasi Light Rapid Transit (LRT) menambah alternatif hunian yang bisa kamu pilih. Buat masyarakat urban, hunian yang dekat dengan moda transportasi umum dan massal memang akan mempersingkat waktu tempuh ke tempat kerja atau kegiatan karena bisa menghindari kemacetan lalu-lintas.

 

Dengan harga Rp400 jutaan, hunian yang bernama LRT Superblok The Conexio ini akan berdiri di lahan seluas 3 hektare di sisi Stasiun LRT Cikunir 1. Hunian yang dibangun PT Adhi Persada Properti (APP), Anak usaha PT Adhi Karya (Persero), ini terdiri atas 5 tower.

 

Baca juga: LRT City, Hunian Terpadu Terakses Transportasi Massal yang Ngirit 70% Waktumu

 

GM Corporate Sales & Marketing APP, Happy Murdianto, mengatakan, harga perdana mulai Rp400 jutaan tersebut dinilai sebagai harga yang tepat bagi para pencari hunian dan juga investor.

 

“Khusus saat pemilihan unit kali ini, kami masih menggunakan harga perdana, yaitu mulai Rp400 jutaan tepatnya Rp420 juta termasuk dengan PPN. Dengan harga itu, sangat tepat bagi kaum suburban yang mencari hunian, juga untuk para investor properti karena ke depannya harga akan terus bergerak naik seiring dengan progres pembangunan,” kata happy seperti dikutip Kontan.co.id, Minggu (10/12/2017).

 Akan tetapi, sabar ya kalau mau segera menghuninya, karena tower pertama baru akan dibangun pada Januari atau Februari 2018. Tower perdana tersebut akan terdiri atas 644 unit apartemen dengan tipe kamar bervariasi. 

Baca juga: Inilah 20 Lokasi Hunian Terintegrasi LRT, Tinggal Pilih!

 

Project Manager Property LRT Superblok The Conexio, Wahyu Widodo, mengatakan, akan tiga tipe kamar, yakni Tipe Studio, Tipe 1 Bedroom, dan Tipe 2 Bedroom. Perihal jjumlah unit, Tipe Studio akan dibangun sebanyak 476 unit, Tipe 1 Bedroom sebanyak 45 unit, dan 2 Bedroom sebanyak 123 unit.

“Jadi untuk tipe-tipe tersebut harganya beda. Paling murah Rp400 jutaan untuk Tipe Studio dan paling mahal Rp1,1 miliar untuk Tipe 2 Bedroom,” katanya.

 

Tower perdana tersebut akan dibangun di lahan seluas 4.500 meter persegi dari total luas hunian LRT Superblok The Conexio yang 3 hektare. Rencana beroperasinya bersamaan dengan selesainya proyek LRT Jabodebek. “Topping off akhir 2018. Lalu serah-terima berbarengan dengan selesainya proyek LRT tahun 2019 ya,” katanya.

 

Baca juga: Juni 2017, Pembangunan 4 Stasiun LRT Jabodebek pun Dimulailah!

 

Menurut Wahyu, cara pembayaran unit yang dibeli ada tiga cara, yakni melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR), hard cash, dan tunai bertahap. Untuk KPR, LRT Superblok The Conexio telah bekerja sama dengan 4 bank nasional, yakni BNI, BTN, BRI, dan Bank Mandiri.

 

Selanjutnya Wahyu mengatakan, untuk KPR, uang muka (DP)-nya 20% dari harga unit yang dibeli. Selanjutnya, angsuran setiap bulannya tergantung pada pilihan skema tahun dan penawaran dari bank yang dipilih, 10 atau 15 tahun.

 

Kalau memilih pembayaran dengan cara hard cash, langsung membayar secara tunai sebesar harga unit yang dibeli. Sedangkan untuk skema tunai bertahap, pihak pengembang menawarkan hingga 48 kali waktu pembayaran. “Cash bertahap kami ada 6 kali, 12 kali, 36 kali, baru 48 kali,” kata Wahyu. Jadi, kamu pilih yang mana?

rumah123.com