Ada Rumah Tahan Gempa dari China, Kayaknya Cocok Buat di Indonesia Nih

Big Banner
Rumah Anti Gempa yang Didesain oleh Chinese University of Hong Kong (Rumah123/Dezeen)

Gempa besar berkekuatan 6,1 skala magnitudo pernah melanda kawasan Guangming, Zhaotong, China pada 2014. Sebanyak 617 orang tewas, sedangkan 2.400 lainnya mengalami luka-luka.

Lebih dari 12.000 rumah runtuh sementara 30.000 lainnya rusak. Kerugian diperkirakan mencapai 6 miliar dollar AS (Rp81 triliun).

Baca juga: Rumah dari Material Tanah Ini Malah Sukses Meraih Penghargaan Kelas Dunia Lho

Setelah musibah ini, para penduduk mulai mencoba untuk membangun kembali rumah dengan menggunakan batu bata dan beton. Lantaran mahal, tidak semuanya bisa membangun kembali rumah.

Tim arsitek Chinese University of Hong Kong yang dibantu oleh tim pakar desain bangunan anti gempa dari University of Cambridge, Inggris mulai mengembangkan rumah dari material tanah. Kedua tim sukses mengembangkan rumah anti gempa.

Baca juga: Toilet Darurat untuk Bencana, Wah Keren Banget Idenya

Rumah ini sempat mendapatkan penghargaan World Building of the Year dalam ajang World Architecture Festival 2017. Profesor arsitektur Edward Ng menyatakan kalau desain rumah ini bisa membantu ratusan juta orang di seluruh dunia.

“Gempa bukan hanya masalah China saja, tetapi juga masalah dunia. Banyak orang tinggal di rumah dari material lumpur. Jadi kalau kamu bisa menemukan cara untuk membantu orang-orang ini dengan mendesain struktur yang lebih aman maka kami telah menemukam solusi untuk lebih dari 100 juta orang,” ujar Ng seperti dilansir oleh situs arsitektur dan desain Dezeen.

Baca juga: Gempa Meksiko Ingatkan Ancaman Bahaya Tinggal di Kawasan “Cincin Api”

Kedua tim berhasil mengembangkan metode konstruksi membangun rumah dari material tanah yang diperkuat dengan lempengan baja dan beton. Metodenya mudah dan murah.

Rumah dibangun dengan bentuk atap piramid. Bentuk rumah juga simpel berupa kotak karena dianggap lebih kuat. Sementara bentuk jendela memiliki bingkai dari beton sehingga jendela tetap aman saat gempa.

Baca juga: Meksiko Kena Gempa Lagi, Ingat Jangan Panik Kalau Ada Gempa Ya

Material tanah ini juga membuat rumah tetap dingin saat musim panas dan terasa hangat saat musim dingin. Ini terjadi karena kepadatan massa tanah.

Hmm, seharusnya Indonesia yang rawan gempa karena berada di kawasan cincin api juga bisa belajar membuat rumah yang sama ya. Atau kalau bisa belajar metodenya langsung di China.

Baca juga: Gempa Guncang Tasikmalaya, Saatnya Kamu Paham Mitigasi Bencana

Kalau kamu sering melihat berita tentang gempa di Indonesia, sering kali kamu melihat rumah runtuh akibat tidak anti gempa. Mungkin kalau ada rumah dengan metode pembangunan serupa dengan memanfaatkan material tanah, jumlah rumah yang runtuh atau rusak bisa dikurangi. Kamu mau bikin juga nggak?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me