Strategi JO-JV Upaya Berbagi Profit & Membagi Resiko (2)

Big Banner

Sementara Direktur PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Adi Wibowo mengatakan jika sebelumnya WSKT lebih banyak membeli lahan swasta untuk dikembangkan namun kini akan fokus memperbanyak proyek kerja sama dengan sesama BUMN serta beberapa kementerian yang memiliki lahan potensial untuk dikembangkan. “Banyak sekali lahan BUMN dan kementerian yang belum dimanfaatkan sekarang sedang digalakkan untuk mengaktifkan lahan tersebut,” kata Adi.

PT Waskita Karya Realty atau dikenal Waskita Realty, anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. bekerjasama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI mengembangkan perkantoran Waskita Rajawali Tower di Jalan MT Haryono Kav. 12-13, Jakarta Timur. Di atas lahan seluas 7.025 m2, akan dibangun perkantoran 15 lantai.

“Selain bukti nyata sinergi BUMN, hadirnya Waskita Rajawali Tower menambah pertumbuhan perkantoran di wilayah Jakarta Timur yang kian berkembang,” ujar Bambang Rianto, Direktur Operasional III PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Bambang berharap, kerja sama antar BUMN dalam pengembangan lahan bisa kembali terjalin melalui pengembangan aset lahan RNI lainnya. “Saya harap, kerja sama ini tidak berhenti di sini demi perkuatan sinergi BUMN,” terang Bambang.

Direktur Utama PT Waskita Karya Realty Tukijo mengatakan, pembangunan proyek Waskita Rajawali Tower rencananya bakal rampung pada kuartal I-2019 mendatang. Nantinya, gedung ini juga bakal menjadi perkantoran bagi PT RNI (Persero) maupun PT Waskita Karya (Persero) Tbk. “Adapun nilai investasi pembangunan proyek Waskita Rajawali Tower ini sekitar Rp600 miliar,” terang Tukijo.

Bagi RNI, hadirnya perkantoran tersebut merupakan bagian dari upaya melebarkan sayap bisnis ke sektor properti, setelah sebelumnya dikenal sebagai BUMN yang bergerak di bidang agroindustri, farmasi dan alat kesehatan, serta perdagangan dan distribusi. Direktur Utama PT RNI B. Didik
Prasetyo mengatakan, pengembangan properti ini merupakan bagian dari upaya RNI dalam melakukan optimalisasi aset perusahaan, serta sebagai bentuk keseriusan dalam pengembangan bisnis properti.

Menurut Didik, kerja sama ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi masing- masing perusahaan melalui pengelolaan aset yang mengedepankan prinsip Sinergi antar-BUMN. “Ke depannya, pola ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan aset-aset RNI lainnya,” katanya.

Didik mengatakan, Waskita Rajawali Tower dipastikan menjadi salah satu aset di samping puluhan aset lainnya berupa tanah dan bangunan yang akan segera dikembangkan. “Bisnis properti ini diharapkan bisa memperkuat kinerja RNI secara keseluruhan dan memberikan kontribusi
yang signifikan bagi peningkatan laba perseroan,” terang Didik.

Waskita Karya Realty juga akan melakukan kerjasama dengan PT KAI untuk mengembangkan
apartemen dekat stasiun Bogor. Rencananya, mereka akan mengembangkan tujuh menara apartemen.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me