Kalau Tinggal di Apartemen V by Crown Group, Bisa Setiap Hari Ke Situs Sejarah Parramatta

Big Banner
Situs peninggalan sejarah di Parramatta yang dekat dengan hunian vertikal V by Crown Group dan baru saja dibuka untuk umum. Foto: Rumah123/Dok. Crown Group

  

Belum lama ini, pusat baru peninggalan sejarah Parramatta di Australia, diresmikan pemerintah setempat untuk dipamerkan ke publik setelah 200 tahun terkubur dalam tanah. Situs bersejarah ini berupa runtuhan bekas rumah tahanan dan hotel (Wheatsheaf Hotel) yang masih dalam kondisi baik. Rumah tahanan masa 1800-an dan gudang bawah tanah di pub tertua Parramatta itu dibangun pada 1801.

Situs sejarah ini diabadikan dengan nama Philip Ruddock Heritage Centre yang dibuka untuk umum setiap hari, pukul 10.00-11:30  pagi dan 14.30–16.00 sore, waktu setempat. Para pengunjung dapat masuk dengan nyaman dan meluangkan waktunya menjelajahi sejarah Parramatta yang kaya. Tidak diperlukan pemesanan tiket masuk.

Situs ditemukan pada saat proses pembangunan menara hunian baru di 45 Macquarie Street, yakni di areal V by Crown Group, proyek apartemen besutan Crown Group. Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito dan Kepala Pemerintahan Negara Bagian New South Wales (NSW), Gladys Berejiklian, memotong pita untuk peresmian situs tersebut.

 

Baca juga: V by Crown Diyakini Akan Mengulang Sukses Crown Group di Indonesia’

Wheatsheaf Hotel (1801-1809) yang terletak di “Western Road” di Parramatta, merupakan salah satu bangunan besar pertama yang dapat terlihat ketika kita memasuki area kota dari arah Barat pada periode 1801 dan 1810. Selama proses penggalian terungkap bahwa Wheatsheaf Hotel dahulu adalah reruntuhan hotel tertua di Australia.

Arkeolog juga menemukan sumur yang pernah digunakan untuk mengakses air minum, bengkel yang digunakan untuk membuat roda gerobak pada 1800-an dan oven roti untuk produksi roti dalam jumlah besar. Juga ditemukan piring makan, mainan anak-anak, botol dari Abad ke-19, dan ratusan artefak lainnya yang ikut dipamerkan.

Setelah proses penggalian selesai, situs yang sensitif tersebut dilindungi dengan sebuah kanopi beton yang memungkinkan pembangunan menara apartemen V by Crown Group setinggi 29 lantai dan terdiri atas 590 unit hunian terus dilanjutkan. Hunian vertikal ini dilengkapi kolam renang, gym, hotel bintang lima, dan restoran modern.

 

Baca juga: V by Crown, Ikon Kota Baru di Sydney

 

Nama Philip Ruddock Heritage Centre yang letaknya di lantai dasar bangunan apartemen V by Crown Group tersebut, diambil dari nama mantan anggota parlemen Parramatta dan salah satu politisi federal terlama di Australia, Philip Ruddock, yang baru-baru ini terpilih sebagai Wali Kota Hornsby. Ruddock menyatakan senag ketika tahu pusat peninggalan sejarah tersebut mengabadikan namanya.

“Crown Group telah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk proyek ini dan saya bangga mengetahui bahwa nama saya digunakan untuk situs ini,” kata Ruddock seperti dikutip dari keterangan tertulis Crown Group, Senin (18/12/2107). “Ini sangat mencerminkan pandangan saya tentang pembangunan, bahwa kita perlu terus melangkah maju, namun pada saat bersamaan sangat penting untuk mempertahankan warisan kita,” katanya.

Sedangkan Iwan Sunito, mengatakan, V by Crown Group kini punya standar baru, yakni integrasi antara ruang publik dan pribadi dalam pembangunan hunian.

 

Baca juga: Crown Group Raih Dua Penghargaan Bergengsi Dalam Satu Malam

“Saat kami mengakuisisi situs ini di Parramatta, kami langsung tahu bahwa kami harus membuat bangunan yang benar-benar istimewa. Situs ini terletak di persimpangan utama dari CBD Parramatta yang sedang tumbuh dan kami tahu ini harus menjadi desain yang luar biasa untuk masa depan, sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya, “kata Iwan.

“Banyak pengembang akan melihat penemuan arkeologi penting seperti ini sebagai rintangan yang tidak diinginkan, namun kami melihatnya sebagai kesempatan sekali dalam seumur hidup untuk menciptakan sesuatu bagi masyarakat. Visi kami untuk V by Crown Group adalah membawa masa lalu, saat ini, dan masa depan bersama-sama, “kata Iwan lagi.

 

Situs peninggalan sejarah di Parramatta yang baru saja ditemukan. di areal Apartemen V by Crown Group. Foto: Rumah123/Dok. Crown Group

Kepala arkeolog proyek penggalian situs tersebut, Dr. Ted Higginbotham, mengatakan, penemuan ini merupakan sebuah kejutan besar, karena sebelumnya diperkirakana bahwa situs di Macquarie Street kurang terjaga. Dr. Higginbotham memimpin tim yang terdiri atas  lebih dari 20 arkeolog profesional dan sukarelawan selama proses penggalian.

“Ini adalah penemuan yang menarik. Meskipun ada tiang beton dari pembangunan sebelumnya, situs ini terpelihara dengan baik. Ini adalah pertama kalinya reruntuhan rumah tahanan dapat dipamerkan. Oven tukang roti, bengkel tukang roda, pondok batu bata yang kemudian bisa dicocokkan dengan sejarah penghuni yang diketahui berdiam di lokasi tersebut, “kata Higginbotham.

 

Baca juga: Rilis Proyek Apartemen Mewah, Crown Bidik Konsumen Superkaya Indonesia

“Arkeologi ini juga mengungkapkan banyak kontribusi dari para pemukim awal terhadap perkembangan Parramatta. Rumah tahanan terlihat mencolok jika dibandingkan dengan Gedung Pemerintahan lama di Taman Parramatta,” katanya.

Sebelumnya, pernah ditemukan reruntuhan rumah tahanan lainnya di lokasi berbeda, tapi tidak mungkin ditampilkan ke public karena materi kayunya tidak bertahan. Namun, di situs ini tetap dapat dilestarikan dengan kondisi materi kayu yang masih terjaga dengan baik.

Philip Ruddock Heritage Center juga dilengkapi dengan dinding “walk-through” yang menampilkan sejarah Parramatta secara lebih luas dan sebuah video yang secara kronologis dan rinci menjelaskan tentang penemuan tersebut.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me