Pembangunan TOD Stasiun Dukuh Atas Butuh Waktu 20 Tahun, Lama Juga Ya!

Big Banner

Seorang pekerja melintas di lorong perlintasan kereta MRT di Jakarta. MRT akan jadi moda transportasi andalan publik di masa yang akan datang. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

  

Pembangunan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas disinyalir butuh waktu 20 tahun untuk membangun dan mengembangkannya. Hal ini dinyatakan oleh Direktur Utama PT Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta, William Sabandar,

 

“Kalau total ini kan 20 tahun, tapi kami membaginya dalam tiga tahap. Pertama 0 sampai 5 tahun, 5 sampai 10 tahun, dan kemudian 10 sampai 20 tahun,” kata William Sabandar seperti dikutip Kompas.com, Kamis (21/12/2017).

 Baca juga: Asal Tahu Aja, MRT Dukuh Atas Akan Diprioritaskan! 

PT MRT Jakarta baru saja merampungkan rancangan induk pembangunan TOD Stasiun Dukuh Atas. Dalam rancangan induk tersebut, PT MRT Jakarta akan melaksanakan 3 hal utama, yakni pembangunan transit plaza di eks Pasar Blora, pedestrianisasi atau memperbanyak akses bagi pejalan kaki, dan perbaikan taman yang ada di sekitar Dukuh Atas.

 

“TOD ini intinya harus ada rencana konektivitas pejalan kaki. Eks Pasar Blora akan jadi transit plaza, kerja sama dengan PD Pasar Jaya,” kata William lagi.

 

Baca juga: Siap-Siap, MRT Bakal Beroperasi Melancarkan Mobilitasmu di Jakarta!

 

Selain memperbanyak akses bagi pejalan kaki, pembangunan TOD Stasiun Dukuh Atas juga diperkirakan William bisa menambah luasan area di sekitarnya. Menurut perkiraannya bakal ada potensi penambahan gross floor area hingga 2,2 juta meter persegi selama 20 tahun pembangunan TOD Stasiun Dukuh Atas.

 

“Nah 2,2 juta m2 ini kalau kita ambil rata-rata Rp10 juta per meter persegi sudah menghasilkan Rp20 triliun. Jadi kalau misalnya ada sekitar Rp30 triliun yang digunakan untuk membangun ini, ya perlu sama-sama karena pemerintah sudah pasti enggak akan bisa membangun sendiri, perlu investasi berkolaborasi,” kata William.

 

Baca juga: Siap-Siap, Hunian yang Dilewati Jalur Transportasi Publik Bakal Untung Gede Nih!

 

PT MRT Jakarta merancang rencana induk atau masterplan untuk pengembangan kawasan TOD. Terdapat dua tahap rencana induk yang disiapkan MRT Jakarta dengan total 8 TOD. Pada tahap pertama, MRT Jakarta merencanakan 4 kawasan TOD, antara lain di Dukuh Atas. Dari 4 kawasan tersebut, TOD Dukuh Atas akan diprioritaskan.

 

Dukuh Atas memang menjadi titik pertemuan moda transportasi publik terbanyak dibandingkan TOD yang lain. Di titik tersebut, saat ini sudah terdapat Stasiun Kereta Komuter Sudirman dan Halte TransJakarta Dukuh Atas. Nantinya, selain stasiun MRT, akan ada stasiun kereta bandara dan kereta ringan atau  Light Rail Transit (LRT) di Dukuh Atas.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me