Terdakwa Sengketa Lahan dengan Sentul City Divonis 4 Tahun

Big Banner

Pada sidang pembacaan putusan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibinong menjatuhkan hukuman 4 tahun dikurangi masa tahanan bagi kedua terdakwa kasus pemalsuan dokumen yakni Deni Gunarja dan Purnama, Kamis (21/12). Sidang itu merupakan tindak lanjut dari proses hukum PT Sentul City Tbk. sebagai pelapor. Kasus tersebut berawal dari sengketa tanah di Desa Bojong Koneng, Bogor, seluas 7000 m2, antara H.Deni Gunarja VS Sentul City.

Pengacara terdakwa yakni Lava Sambada SH. menyampaikan keberatannya atas putusan tersebut, dan menyatakan banding dan segera mempersiapkan materi bandingnya. Sementara Sentul City melalui kuasa hukumnya yakni Faisal Farhan S.H.,M.H mengatakan bahwa Sentul City sebagai salah satu perusahaan pengembang yang bergerak di bidang properti, sedang mengupayakan keadilan setelah berulangkali menjadi korban gangguan dan rongrongan para mafia tanah yang sengaja memanfatkan tanah yang sudah menjadi milik Sentul City .

“Sehingga berulangkali tanah yang sudah bersertifikat pun dijadikan modus operandi dengan cara diserobot, dan dipalsukan dokumen-dokumen terkait sebagai bukti kepemilikan oleh oknum dengan tujuan untuk memperjualbelikannya,” ujar Faisal dalam keterangan resmi yang diterima mpi-update.com, Jum’at (22/12).

Lebih lanjut Faisal mengatakan, bertahun tahun oknum-oknum tersebut seperti mendapat angin dan memberi “iming iming” kepada pembeli untuk membeli tanah murah. “Padahal nantinya tanah itu tidak bisa disertifikatkan, karena sudah bersertifikat milik PT Sentul City Tbk..Setelah masalah terbongkar, mereka meninggalkan pembeli dan pembeli yang berperkara dengan Sentul City,” kata Faisal.

Hal tersebut, lanjut Faisal, terjadi lagi pada kasus yang sedang berjalan yaitu dugaan tindak pidana menempatkan keterangan palsu di dalam suatu akta otentik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 266 KUHPidana dan pemalsuan surat–surat berharga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHPidana yang diduga dilakukan oleh terdakwa Deni Gunarja dan Purnama.

Eva, pengacara Sentul City lainnya mengatakan, “Sentul City menghargai dan menyerahkan proses hukum yang sedang berjalan. Dalam proses hukum membuktikan dan memutuskan benar atas dugaan tindak pidana tersebut. Hal ini kemenangan juga atas orang-orang yang tertipu oleh aksi-aksi penipuan oleh mafia tanah. Kami harap para mafia tanah menjadi jera.” jelas Eva. YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me