Milenial Mau Bisnis Co-Working Space? Ga Perlu Tempat Gede Kok

Big Banner
Co-Working Space yang Didesain oleh Biro Arsitek Morey Smith (Rumah123/Dezeen)

Generasi milenial dikenal sebagai generasi bebas. Mereka suka melancong, melek teknologi, tidak suka bekerja kantoran, dan tertarik dengan bisnis rintisan (start up).

Banyak dari dari kaum milenial yang menggagas bisnis rintisan terutama berbasis teknologi atau desain. Mereka memulai bisnis dari rumah.

Baca juga: Co-Working Space Plus Cafe, Kamu Mau Kerja Di Sini?

Lantaran generasi milenial suka berkumpul, mereka pun berkolaborasi dan bekerja di co-working space. Tempat ini bisa menyediakan area bagi para pekerja dari lintas latar belakang.

Co-working space pun marak bermunculan. Dari mulai di gedung perkantoran yang mewah hingga yang ada di rumah atau ruko.

Baca juga: Tinggal dan Dibayar Rp31 Juta Per Bulan? Ini Tawaran Menarik Bagi Kaum Milenial

Co working space business are very expansive in searching for new premises. Nggak harus cari tempat yang bagus, traditional co-working space nggak butuh ruang yang fancy,” ujar Senior Associate Director Research Colliers Indonesia, Fery Salanto kepada Rumah123 beberapa waktu lalu.

Banyak rumah atau ruko yang kemudian disulap menjadi co-working space. Malah kalau di luar negeri, pabrik atau pun gudang pun beralih fungsi menjadi co-working space.

Baca juga: Co-Working Space Ini Khusus Wanita Lho, Keren Kan

Tempat bekerja yang tidak formal dengan kursi panjang atau sofa biasanya ditemui di co-working space. Berbeda dengan kantor formal pada umumnya.

Fasilitas yang biasanya wajib adalah koneksi internet, peralatan kantor, telepon, faksimile, cemilan, dan lainnya. Nah, sebenarnya simpel kan?

Baca juga: Co-Working Space di Kolam Renang? Wah, Basah Ga Ya?

Buat kamu yang ingin merintis bisnis dan mau membuat co-working space, kalau kamu punya rumah atau ruko, bikin saja tempat kerja untuk berkolaborasi.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me