BTN Akan Menyalurkan Lagi KPR FLPP

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Tahun 2018 Bank BTN akan menyalurkan lagi skim KPR FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan. Skim ini merupakan paket pemberian subsidi bunga kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sehingga mereka bisa mengakses KPR. Dengan subsidi ini konsumen dapat bunga KPR 5% hingga lunas. Program ini pada tahun 2017 dihentikan oleh BTN digantikan dengan pola subsidi selisih bunga.

counter btn

Penghentian program ini oleh BTN tidak serta merta menaikkan porsi penyaluran KPR FLPP dari bank lainnya. Total penyaluran KPR FLPP 2017 dari 33 bank hanya 12,3% dari total anggaran FLPP yang disediakan pemerintah. Karena itu BTN tetap menjadi bank terbesar dalam menyalurkan FLPP dengan porsi 87,7 persen.

“Saya sangat mengapresiasi Bank BTN yang akan menyalurkan lagi FLPP pada 2018. Saya khawatir kalau Bank BTN tidak menyalurkan FLPP maka pembiayaan untuk rumah murah akan kembali jeblok,” ujar Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com di Jakarta, Senin (25/12).

Ali menyebutkan, saat BTN tidak ikut menyalurkan KPR FLPP hingga November 2017 penyalurannya hanya 43% untuk 17.227 rumah. Angka tersebut lebih rendah dari data tahunan (year on year) sebesar 61,8 persen. Nilai penyalurannya juga merosot 55,6 persen dari Rp4,4 triliun menjadi Rp1,97 triliun.

Ali menyebutkan, rendahnya penyaluran FLPP itu disebabkan tidak adanya pengalaman bank lain dalam mengelola skim ini. Selain itu kalangan perbankan juga kurang tertarik menyalurkan skim kredit ini karena nilainya sangat kecil. Mereka lebih senang menggarap KPR komersial karena effort-nya sama tapi keuntungannya lebih bagus. Rencana BTN masuk lagi dalam penyaluran KPR FLPP merupakan berita bagus bagi developer khususnya yang mengembangkan rumah bersubsidi. Mereka memiliki kepastian pembiayaannya lebih terjamin.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me