Kalau Milenial Bisa Investasi Properti Seperti Ini Masuk Kelas Kakap Lho

Big Banner
Ilustrasi Warehouse (Rumah123/Realestate.com.au)

Kamu investor properti? Kamu investasi apa? Rumah tapak, apartemen, ruko, rukan, rumah kost, atau rumah petak?

Kayaknya kalau punya rumah tapak, apartemen, ruko, rukan, kost, atau rumah petak biasa banget ya. Rata-rata investasi properti yang memang seperti itu.

Baca juga: 5 Kemampuan yang Harus Dimiliki Milenial Saat Punya Hunian

Pernah membayangkan jadi investor properti kelas kakap? Wah, berarti kamu mesti punya apa saja kalau mau dibilang investor besar?

Ternyata untuk bisa dikatakan investor besar di properti itu, kamu harus memiliki kawasan industri dan gudang lho. Wah, mesti investasi seberapa besar nih?

Baca juga: Tinggal dan Dibayar Rp31 Juta Per Bulan? Ini Tawaran Menarik Bagi Kaum Milenial

Industrial site itu paling atas. Size, dana, investasi biasanya besar. Carport untuk warehouse kan beda kalau dibandingkan dengan rumah yang bisa semen aja,” ujar Director Research & Consultancy Savills, Anton Sitorus kepada Rumah123 beberapa waktu lalu.

Investasi properti untuk industrial site dan warehouse memang membutuhkan tanah yang luas dan dana investasi yang besar. Selain itu, pembangunan gudang juga tidak dapat sembarangan karena terkait barang yang disimpan.

Baca juga: Milenial Mau Punya Rumah? Atur Pengeluaran dan Punya Tabungan!

Jangan lupakan juga akses jalan. Seperti halnya, properti yang membutuhkan akses transportasi dan konektivitas.

Warehouse ada aturan, bisa handle berat 1 ton, 3 ton. Konstruksi bisa mahal. Apa saja yang ditaruh dalam gudang. Jangan lupa juga akses jalan,” kata Anton.

Baca juga: Milenial Mau Cari Hunian? Cari yang Dekat Kantor Aja, Bisa Hemat

Buat kamu yang ingin mencoba investasi warehouse ini, kamu bisa memulai untuk membuat gudang kecil atau menengah. Jadi yang masuk bukan mobil kontainer, melainkan mobil boks berukuran kecil.

Pilihan lainnya adalah membuat pusat distribusi kecil yang memakai rumah atau ruko. Biasanya, ini dilakukan untuk distribusi perusahaan consumer goods.

Baca juga: Kalau Milenial Mau Memaksa Menabung, Bisa Kok Punya Hunian

“Kalau punya tanah luas, bisa untuk pergudangan modern, nggak harus kontainer, bisa kecil-kecil, paling mobil boks yang bisa lewat. Bisa distribution center, meski bisa juga pakai ruko atau rumah. Investasi biasanya kan mulai dari kos, ruko, apartemen, rumah, baru industrial,” ujar Anton lagi.

Jadi kamu siap untuk menjadi investor kelas kakap? Kalau punya tanah dan memiliki dana besar, coba aja untuk membuat gudang.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me