Toilet Tetap Kering dengan Bidet

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Toilet atau kamar kecil untuk buang air kecil dan besar yang dilengkapi kloset duduk, rentan menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya bakteri jika dibiarkan dalam kondisi basah setiap saat. Risiko penyakit yang paling sering disebarkan  dudukan toilet yang basah atau tidak higienis adalah Infeksi saluran kemih (ISK). Risiko ini  menjadi lebih besar bagi perempuan, karena bakteri dapat menjangkau kandung kemih lebih cepat. Kondisi itu juga berisiko bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Apalagi ibu hamil lebih sering menggunakan toilet selama proses kehamilan.

Toilet yang selalu dijaga kering lebih higienis karena mencegah bakteri berkembang biak (foto: Susilo Waluyo/HousingEstate)

Toilet yang selalu dijaga kering lebih higienis karena mencegah bakteri berkembang biak (foto: Susilo Waluyo/HousingEstate)

“Sebelum menggunakan toilet sebaiknya dudukan kloset dikeringkan dulu dengan tisu atau bahan lain yang menyerap (cairan),” kata dr Triani Ismelia Firdayanti, dokter kebidanan dan kandungan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) saat berbicara dalam peluncuran sebuah produk saniter di Jakarta pekan lalu.

Menurut Triani, membasuh organ intim dengan air setelah buang air kecil atau besar jauh lebih baik dan higienis ketimbang dengan tisu yang rentan membuat iritasi pada kulit. Untuk mendukung kebersihan pribadi dan anggota keluarga di rumah, kita bisa memperbarui sistem kloset duduk di toilet agar tetap kering namun juga memenuhi standar higienitas.

Arfindi Batubara, Direktur Marketing Lixil Indonesia, produsen produk saniter American Standard, menyarankan penggunaan bidet yang diintegrasikan pada dudukan kloset. “Dulu zamannya pakai jet shower (penyemprot air), sekarang pakai bidet yang lebih praktis dan meminimalkan cipratan air di toilet,” jelas pria yang akrab disapa Pepeng itu.

Bidet berupa dudukan dan tutup kloset dalam satu kesatuan dilengkapi pipa kecil penyemprot air ( nozzle ) di bagian bawahnya. Mengaktifkan alat semprot itu bisa secara manual dengan memutar tombol yang disediakan, bisa juga secara elektronik dengan sistem panel. Kedua sistem umumnya menyediakan dua jangkauan penyemprotan dengan panjang nozzle menyesuaikan untuk area belakang dan area kewanitaan di bagian depan.

Pada sistem elektronik, bidet bisa dilengkapi air bersuhu hangat hingga fungsi  pemijatan dengan kekuatan semprot yang bervariasi. Pada bidet yang lebih canggih lagi dibenamkan sistem penghangat untuk dudukan dan pengering ( dryer ).”Fungsi penghangat pada dudukan supaya kita nggak shock ke toilet saat hawa dingin. Sedangkan pengering berupa semburan angin untuk menghilangkan sisa air setelah membasuh. Jadi nggak perlu pakai tisu lagi untuk mengeringkan,”  urai Pepeng. Bidet kompatibel diterapkan pada aneka varian kloset dan mudah dibersihkan karena tutup dan dudukannya bisa dilepas.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me