Inilah Apartemen Termahal di Asia

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Sebulan lalu Hong Kong mencatat transaksi apartemen senilai 1,16 miliar dolar Hong Kong (HK$) atau setara Rp2,12 triliunan. Lokasi apartemennya di daerah The Peak, tepatnya di proyek apartemen Mount Nicholson No 8 lantai 12 berupa dua unit yang disatukan menjadi satu seluas total 819,5 m2.

Foto: SCMP

Foto: SCMP

Dua unit itu dijual terpisah. Unit pertama seluas 425 m2 terjual seharga HK$604,2 juta, sementara unit lainnya 394 m2 terjual HK$560,2 juta. Jika dihargai per meter persegi (m2), harga apartemen itu HK$1,42 juta per m2 atau Rp2,6 miliar. Ini menjadi harga apartemen termahal se-Asia saat ini.

Setelah sempat menjadi tebak-tebakan dari publik Hong Kong, sehari setelah hari Natal berdasarkan data dari  The Land Registry, terpublikasi pembelinya bernama Lin Zhongmin. Sebagai pemegang permanent resident, atas pembelian apartemen itu Lin harus mengeluarkan pajak transaksi 4,25 persen untuk unit pertama ditambah 15 persen untuk unit kedua. Jadi, total pajaknya menjadi HK$110 juta atau lebih dari Rp201 miliar.

“Dengan harga jual plus pajak yang harus dibayar sebesar itu, dipastikan  pembeli ini termasuk warga superkaya yang punya kekayaan lebih dari 10 miliar dolar Hongkong (atau lebih dari Rp18,3 triliun, Red),” ucap Vincent Cheung, Deputy Managing Director for Asia Valuation and Advisory Services at Colliers International.

Bersamaan dengan pembelian yang dilakukan Lin, di apartemen itu juga ada unit yang terjual seharga HK$500 juta untuk unit seluas 396 m2 atau HK$1,3 juta per m2. Pembelinya Zhu Xingliang, pendiri Suzhou Gold Mantis Construction Decoration yang bergerak di bidang desain interior, konstruksi dan lansekap. Kekayaan Zhu tercatat sebear 2,6 miliar dollar AS (USD) dan menempatkannya di posisi 112 pada Forbes China Rich List 2017.

Apartemen Mount Nicholson memiliki jumlah unit terbatas, hanya 48 unit flat plus 19 unit rumah. Dibangun Wheelock & Co dan Nan Fung¬Development dalam tiga tahap pembangunan, proyek memiliki jalan khusus sehingga sangat terjaga privasinya, demikian dijelaskan Thomas Lam, Senior Director at Knight Frank.

“Ini produk langka. Hanya bisa dibeli oleh mereka yang termasuk warga superkaya yang tak masalah membayar sebesar apapun. Apalagi lokasinya sangat prestisius sehingga cocok menjadi collectable items,” ujarnya. Memang, lanjutnya, dari prespektif warga biasa, hal tersebut seperti tidak masuk akal tapi demikianlah perilaku warga kaya dalam membeli hunian.

Hingga saat ini the Peak menjadi lokasi apartemen termahal di Asia. Secara proyek Mount Nicholson no 8 adalah apartemen ketiga termahal. Adapun yang termahal pertama ditempati proyek apartemen tetangga, Mount Nicholson no 12 C yang berharga HK$1,47 juta per m2 dan posisi kedua Mount Nicholson No 12 D seharga HK$1,46 juta per m2.

Tak hanya di Asia, sejak tahun 2003 harga rumah di Hong Kong juga menempati posisi pemuncak di antara kota-kota di dunia menurut the Demographia International Housing Affordability Survey.

Sumber: South China Morning Post

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me