Kalau Tinggal di Rumah Ini, Ga Perlu Pakai AC Lagi Lho

Big Banner
Rumah yang Didesain oleh 2DM (Rumah123/Dezeen)

Rumah ini berada di dekat Danau Rapel yang berada di Cile bagian Tengah. Danau Rapel merupakan danau buatan seluas 80 km persegi di provinsi Libertador General Bernardo O’Higgins.

Kawasan di Cile sebenarnya tidak memiliki temperatur yang panas. Suhu tertinggi yang pernah tercatat hanya 28 derajat Celsius.

Baca juga: Wow, Begini Nih Kombinasi Tradisi Arsitektur Tiongkok dan Desain Ramah Lingkungan?

Namun, sebagian besar kawasan Cile berada di tepi pantai yang berhadapan dengan Samudera Pasifik. Beberapa kawasan lainnya berupa padang pasir. Hal ini membuat kawasan Libertador General Bernardo O’Higgins memiliki hawa panas yang ekstrem terutama pada musim panas.

Biro arsitek asal Cile, dD Arquitectos Ltda atau 2DM harus menyiasati agar rumah yang mereka desain tidak membuat penghuni merasa panas. 2DM merupakan firma yang didirikan oleh arsitek Daniel Diaz M.

Baca juga: Kantor Masa Depan yang Modern, Ramah Lingkungan, dan Punya Akses Publik

2DM mendesain sebuah rumah yang mengaplikasikan material kayu pada bagian dalam dan luar rumah. Tujuannya agar rumah ini tetap dingin selama musim panas. Kebetulan rumah ini memang merupakan rumah peristirahatan.

Rumah ini didesain sederhana. Rumah ini memiliki dua kamar tidur besar dan sebuah kamar mandi. Ada sistem ventilasi yang dipasang sehingga mengalirkan udara dari sisi satu ke sisi yang lain.

Baca juga: Desain Ramah Lingkungan dan Proses Daur Ulang Ada di Gedung Ini, Keren Kan?

Interior dalam rumah tidak mendapatkan sinar matahari langsung dalam jumlah banyak. Rumah akan tetap adem walaupun tidak menggunakan pendingin udara alias AC.

“Rumah ini memberikan respon dengan strategi paling dasar, soal bayangan dan ventilasi. Ini juga rumah dengan tipe gudang, yang menerima udara panas dan kemudian memperbaruinya lewat ventilasi silang,” ujar founder 2DM, Daniel Diaz kepada situs arsitektur dan desain Dezeen.

Baca juga: Gedung Pengadilan Ini Hemat Energi dan Ramah Lingkungan, Nah Gitu Dong!

Rumah ini memiliki fasad berwarna hitam. Eksterior kayu menggunakan kayu berwarna hitam. Sementara pada bagian interior, kayu berwarna lebih muda digunakan. Dinding dan lantai menggunakan kayu dengan warna yang sama.

Wow, keren juga ya kalau rumah dari kayu ini bisa meredam sinar matahari serta cuaca kering saat musim panas. Penghuni juga tidak perlu menyalakan pendingin udara.

Baca juga: Rumah dari Kontainer? Wah, Lebih Murah dan Ramah Lingkungan Lho

Namun, penghuni tetap merasa adem saat berada di dalam rumah karena material kayu yang digunakan. Nah, kamu mau coba bikin rumah kayak begini juga nggak?

Rumah yang Didesain oleh 2DM (Rumah123/Dezeen)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me