Pengembang Hong Kong Sasar Pasar Premium Untuk Proyek 2018

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Tak adanya tanda-tanda penurunan harga properti, mendorong pengembang Hong Kong berani memasarkan proyek dengan harga lebih tinggi untuk proyek baru tahun 2018. Sasarannya kaum high end yang menurut pengamat properti di Hong Kong “nggak ada matinya”.

Proyek St Barths. (Foto: 28hse)

Proyek St Barths. (Foto: 28hse)

Contohnya yang dilakukan Sun Hung Kai Properties (SHKP) untuk proyek the St Barths di Ma On Shan, yang ditawarkan dengan harga 17 persen lebih tinggi daripada harga rata-rata pasar sekunder di daerah tersebut. Sementara Kerry Properties berani menaikkan harga dua persen lebih tinggi untuk properti mewahnya di Ho Man Tin.

Daerah Ma On Shan adalah bagian dari wilayah New Territories, disukai banyak ekspatriat dan warga kaya Hong Kong, karena berada di tepi laut dan memiliki pemandangan perbukitan yang berbentuk sadel. Sementara Ho Man Tin adalah kawasan permukiman elit di tengah Kowloon yang terkenal dengan kepadatannya.

Apartemen St Barths (353 unit) merangkum empat tipe, 1-4 kamar tidur (KT). Harga rata-ratanya HK$188.756 per m2 atau sekitar Rp325 juta. Pada penjualan tahap pertama dilepas 71 unit berukuran 35,5- 91,3 m2 seharga HK$6,24-17,16 juta (Rp10,76–29,59 miliar) setelah diskon. Harga pasaran di sini HK$155.555-177.778 per m2.

Meski harganya lebih tinggi daripada harga pasaran, SHKP tetap pede seperti dikatakan Victor Lui, Deputy Managing Director of SHKP. “Harga St Barths memang tiada banding.”

Menurut Argus Mak, Direktur Centaline Property Agency cabang Ma On Shan, penjualan St Barths tak akan ada kendala. Karena lokasi strategisnya, selain menghadap laut juga dekat dengan stasiun MTR Ma On Shan. Melihat harga ini, proyek Double Cove yang dikembangkan Henderson Land dekat St Barth juga ikut menaikkan harga, dari HK$177.778 per m2 menjadi HK$200.000.

Sementara Kerry Properties menjelang tutup tahun lalu melepas 143 unit di menara ketiga Mantin Height seharga HK$300 per m2. Menurut Chu Ip-pui, Executive Director of Kerry Real Estate Agency, harga proyek yang berlokasi di Ho Man Tin ini dua persen lebih tinggi daripada harga penawaran sebelumnya.

“Pemasaran menara ketiga akan dilakukan dalam dua minggu ini,” ucap Chu Ip-pui. Sebanyak 70 persen atau 1.010 unit di Mantin Height ini sudah terjual dengan nilai total HK$14 miliar atrau sekitar Rp24 triliun. “Masih ada 410 unit lagi,” jelas Chu.

Transaksi Naik

Mengacu pada data Rating and Valuation Department Hong Kong, saat ini adalah siklus terpanjang atas indeks harga rumah. Menurut Ricacorp Properties, ini adalah 13 bulan berturut-turut di mana indeks harga tersebut mencapai posisi tinggi.  Tahun lalu nilai transaksi properti di Hong Kong (mencakup apartemen, toko dan unit bangunan industri) sebesar HK$743,3 miliar atau 34,8 persen lebih tinggi daripada tahun 2016.

Pencapaian ini menempati posisi nilai tertinggi kedua sejak tahun 1997. Tak hanya nilai, jumlah unit yang ditransaksikan pun meningkat, dari 72.883 unit menjadi 83.690 unit.

Pada bulan Desember sendiri, nilai transaksi properti melonjak 20 persen dibanding November 2017, yakni sebesar HK$86,7 miliar. Namun jumlah unit yang ditransaksaikan menurun enam persen, menjadi 7.144 unit mengingat adanya libur Natal dan tahun baru.

Sumber: South China Morning Post

 

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me