Summarecon, Alam Sutera & Jababeka Urutan 6,7,8 Kinerja Terbaik

Big Banner

PT Summarecon Agung (SMRA), Alam Sutera (ASRI) dan Kawasan Industri Jababeka (KIJA) meempat urutan ke 6,7 dan 8 pengembang dengan kinerja terbaik berbasis data quartal 3 2017.

SMRA misalnya menrcatat pendapatan sebesar Rp 3,9 triliun dan Laba Bersih Rp119 miliar. Pengembang kawasan perumahan Summarecon Serpong, Summarecon Kelapa Gading dan Summarecon Bekasi ini berhasil membukukan penjualan sebesar Rp3,93 triliun sampai dengan Triwukan III 2017, atau meningkat 11% dibanding perolahan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,6 triliun.

Sementara laba Bersih Summarecon juga melonjak signifikan hingga 107 % atau sebesar Rp119 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp57 miliar.

Pendapatan SMRA masih didominasi dari pengembangan properti yang menyumbang sebesar Rp2,53 triliun. Pencapaian ini naik dari Rp2,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Kemudian, pendapatan dari segmen properti investasi mencapai Rp1 triliun atau naik dari Rp957,6 miliar pada kuartal III 2016. Ini diantaranya diperoleh dari mall dan retail sebesar Rp951,5 miliar atau naik 5% dari Rp906,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, dari perkantoran naik menjadi Rp19 miliat dari Rp18,7 miliar, lalu pendapatan komersial, dan lain-lain.

Sedangkan pendapatan lain-lain naik dari Rp351,9 miliar menjadi Rp460,3 miliar. Ini diantaranya diperoleh dari pengelolaan properti dan estate, pendapatan hotel naik dari Rp127,8 miliar menjadi Rp206,9 miliar.

PT Alam Sutera Realty Tbk
Urutan di bawah Summarecon adalah PT Alam Sutera Tbk (ASRI) mencatat pendapatan sebesar Rp 3,1 triliun dan laba bersih : Rp1,1 triliun.

Pengembang kawasan perumahan premium Alam Sutera ini berhasil membukukan penjualan sebesar Rp3,16 triliun hingga akhir September 2017 atau bertumbuh 66,39 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp1,9 triliun. Kenaikan penjualan itu mendorong laba bersih tumbuh 69,21 persen dari Rp659,74 miliar pada akhir Triwulan III 2016 menjadi Rp1,11 triliun pada akhir Triwulan III 2017.

PT Jababeka Tbk

PT KIJa mencatat pendapatan Rp2,3 triliun dan laba bersih Rp129 miliar. Pengembang kawasan industri Jababeka di Cikarang ini sukses membukukan penjualan sebesar Rp2,3 triliun atau meningkat 20% dari periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp1,9 triliun.

Sayangnya, perolehan positif tersebut tidak diikuti pencapaian laba bersih perusahaan developer yang digawangi oleh SD Dharmono ini. Pada Triwulan III 2017, laba bersih Jababeka Tbk. hanya Rp129 miliar atau merosot hingga 64% dibanding pencapaian tahun sebelumnya dalam periode yang sama Rp356 miliar. Selain kawasan industri, saat ini Jababeka juga mulai memfokuskan diri pada sektor residensial dibawah bendera Jababeka Residence. Beberapa proyek eksklusif telah dilansir sepanjang tahun ini, sebut saja ruko Hollywood Boulevard, SOHO Cortes tahap 2 serta kawasan apartemen berkonsep Jepang Kawana Golf Residence.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com