Kinerja Grup P. Indah, Modernd & PP Properti Urutan 9,10,11

Big Banner

Grup Pondok Indah (PT Metropolitan kentjana/MKPI), Modern Land (MDLN dan PP properti (PPRO) masing-masing menempati urutan ke 9, 100 dan 11 perusahaan pengembang berkinerja terbaik 2017 berbasis data quartal 3 2017. Majalah Properti Indonesia edisi Januari 2018 mengulasnya lebih lengkap dalam Laporan Utama.

Disebutkan PT MKPI quartal 3 2017 mencatat pendapatan : Rp1,9 triliun t dan laba bersih : Rp 923 miliar. MKPI termasuk pengembang yang pencapaian penjualannya sedikit tidak lebih baik dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Sampai dengan Triwulan III 2017, penjualan pengembang kawasan elite Pondok Indah ini sebesar Rp1,9 triliun atau merosot 12 % dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp2,1 triliun. Meski begitu, Metropolitan Kentjana tetap mampu meningkatkan laba bersihnya sebesar 2% atau sebesar Rp923 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu Rp901 miliar.

Sepanjang 2017, Metropolitan Kentjana masih mengandalkan sejumlah proyek untuk mendukung kinerja perseroan, antara lain; Pondok Indah Hotel dan Service Apartment, Apartement Pondok Indah Residence, townhouse di area Tanah Ara, Pondok Pinang, Jakarta Selatan serta Cempaka Residence di Rempoa, Tangerang.

Sementara PT Modernland Realty Tbk mencatat pendapatan : Rp1,8 triliun, laba bersih : Rp 261 miliar. MDLN termasuk salah satu pengembang yang berkinerja cukup cemerlang pada Triwulan III 2017. Pengembang kawasan perumahan Jakarta Garden City (JGC) ini berhasil membukukan penjualan sebesar Rp1,8 triliun atau meningkat 24% dibanding periode sebelumnya Rp1,5 triliun.

Perolehan laba bersih perseroan juga meningkat cukup fantastis yaitu Rp261 miliar atau melonjak 794% dari periode yang sama sebelumnya Rp29 miliar. Kontribusi pendapatan terbesar Modern Realty masih ditopang dari JGC dan kawasan industri ModernCikande di Serang, Banten. Beberapa proyek baru yang telah dilansir JGC sepanjang tahun ini adalah Cluster The Savoy dan area komersial New East.

PT PP Properti Tbk (PPRO, mencatat pendapatan Rp 1,8 triliun dan aba Bersih : Rp274 miliar. Pengembang plat merah ini adalah salah satu yang mampu mempertahankan kinerja positifnya sepanjang sembilan bulan tahun ini.

Meski tidak terlalu signifikan, pengembang Superblok Grand Kamala Lagoon, bekasi ini mampu meningkatkan penjualan hingga 15% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau sebesar Rp1,8 triliun.

Kesuksesan ini juga berimbas pada perolehan laba bersih perseroan yang meningkat 6% atau sebesar Rp274 miliar dibanding periode sebelumnya Rp260 miliar. PP Properti juga termasuk pengembang yang cukup agresif dalam membidani kelahiran proyek-proyek barunya.

Hingga akhir tahun 2017, setidaknya ada lima proyek baru yang akan segera diluncurkan, yaitu apartemen di Wiyung, Surabaya, Jatinangor, Bandung, Tower 2 Amartha View, Tower 2 dan 3 The Alton di Semarang serta Lagoon Avenue, Bekasi.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com