Bekasi Selatan Banyak Menyimpan Hunian Nyaman Lho

Big Banner
Familia Urban, Bekasi (Rumah123/Familia Urban)

Hunian nyaman pastinya jadi impian hampir setiap orang, bukan? Ketika harga hunian di Jakarta sudah ga terjangkau lagi, tentunya incaran mengarah ke daerah pinggiran, sebut saja Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Tangerang termasuk Serpong mungkin bisa jadi pilihan, namun harga tanah di kawasan ini sudah belasan juta rupah per meter perseginya. Bandingkan dengan di Bekasi yang masih di bawah 10 juta rupiah per meter perseginya.

Baca juga: Orang Bekasi Mensyukuri Beroperasinya KRL Cikarang-Jakarta

Nah, Bekasi saat ini sedang naik daun lho! Bahkan hingga sampai ke wilayah sekitarnya macam Cikarang. Tahu Meikarta? Pasti tahu kan? Karena Grup Lippo gencar menawarkannya.

Akses jalan tol, kereta rel listrik yang kini sampai Stasiun Cikarang hingga  pembangunan light rail transit (LRT) dan kereta cepat Jakarta–Bandung, kian menambah daya tarik kawasan Bekasi dan sekitarnya.

Baca juga: Mega Residence I Superblok MegaCity Bekasi Bisa Kamu Pilih Jadi Hunian!

Pembangunan LRT menambah akses kawasan Bekasi bagian Selatan yang sebelumnya hanya punya pintu tol. Perkembangan Bekasi Selatan ini tentunya membuka peluang bagi pengembang properti dan pencari hunian. Sebut saja PT Timah Karya Persada Properti yang mengembangkan kawasan hunian Familia Urban. Anak usaha PT Timah Tbk tersebut membangun proyek hunian di atas lahan seluas 176 hektare di daerah Mustikajaya.

Untuk tahap pertama, Timah Properti merilis tiga klaster dengan 677 rumah tapak di lahan 15 hektare. Ketiga klaster itu, yakni Gayatri, Ganesha, dan Dharmawangsa. Di ketiga klaster tersebut tersedia tipe rumah yang bervariasi, mulai yang berluas 36 meter persegi (m²) sampai 90 m² dengan harga kisaran Rp400 – Rp 900 juta.

Baca juga: Summarecon Gandeng Sumitomo Forestry Hadirkan Hunian Mewah Kelas Dunia di Bekasi

“Respons pasar cukup bagus, karena wilayah di Bekasi bagian Selatan tidak terlalu padat dan dekat dengan empat akses tol. Jika JORR 2 Cimanggis–Cibitung jadi, maka nanti menjadi dekat dengan lima akses tol,” kata Project Manager Familia Urban, Chrishandono Heswadhi, seperti dikutip Kontan.co.id, Minggu (7/1/2018).

Perumahan yang mengincar kalangan menengah ini juga dekat dengan jalur LRT Cawang–Bekasi Timur. Jika melihat lokasi dan kemudahan aksesnya, Chrishandono yakin Familia Urban berprospek positif. Dia menyebutkan, potensi kenaikan harga rumah di Familia Urban bisa mencapai 10% hingga 15% per tahun.

Baca juga: Familia Urbana, Rumah Cantik di Bekasi Seharga Rp500 Jutaan, Pengen?

Rencananya, Timah Properti akan mengembangkan Familia Urban menjadi kota mandiri. Di kota mandiri ini, kawasan hunian bakal mendapat porsi 28% lahan, central business distric (CBD) 11%, ruko 5%, fasilitas umum dan sosial 3%, taman hijau 11%, kolam 9%, main boulevard 11%, dan kawasan jalan-jalan 22%.

Tertarik? Akan dibangun sekitar 40.000 rumah menurut Chrishandono. Jadi, jangan khawatir ga kebagian ya.

Baca juga: Wah, Banyak Lho Apartemen di Bekasi, Mau Tinggal atau Investasi di Sini?

Selain Timah Properti, banyak pengembang yang juga melirik Bekasi bagian Selatan. Jauh sebelumnya, Sinarmas Land sudah membangun Grand Wisata di daerah Mustikajaya. Marketing Grand Wisata, Lina, mengatakan, rumah Tipe 42 dengan luas tanah 66 m² harganya dibanderol Rp800 juta. Mahal? Ga juga sih karena menurut Lina kenaikan properti di Grand Wisata ini bisa sampai 20% setahun.

Selain Familia Urban dan Grand Wisata, di kawasan Bekasi bagian Selatan bersemanyam juga Graha Harapan, Sakura Regency, dan Grand Tamansari. Jadi, tinggal pilih! (Wita Lestari)

rumah123.com