Mending Bela-Belain Utang Rumah Deh Ketimbang Traveling!

Big Banner
Ilustrasi Liburan di Pantai (Rumah123/Realestate.com.au)

Tahu kasus Sispai? Milenial cewek bernama asli Fransisca Paisal yang tampil gaya ini hobi traveling. Wajar kaaan..! Namanya juga milenial. Anak zaman ‘now’ mana yang ga suka traveling dan rajin mempostingnya di media sosial? Kereeen? Pasti dong! Bisa keliling dunia dalam usia belia, warganet mana yang ga kagum? Namun, sayang sekali, Sispai terlilit utang karena dana traveling-nya bersumber dari utang! Kalau ditotal, utangnya mencapai Rp156 juta. Wow!

Sispai sudah melancong sampai ke Korea Selatan dan Eropa. Milenial belia ini sudah mereguk kenikmatan traveling keliling dunia. Namun, kenikmatan itu harus dia bayar mahal dengan kejadian yang sungguh memalukan.

Baca juga: MAAT Jadi Destinasi Wisata Baru Masyarakat Lisbon

Seperti dikutip dari vemale.com, Kamis (13/4/2017), kesal dengan gaya Sispai, para pemberi utang akhirnya menyergapnya ketika baru saja mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Jawa Barat, Minggu (9/4/2017) lalu. Mereka langsung memintanya membayar utang yang disiarkan secara langsung melalui live tweet bertagar #bacotsispai.

Traveling memang menyenangkan, milenial mana sih yang ga suka? Tapi, kalau sampai harus berutang, bahkan kelilit utang, lebih baik ga deh! Tahu ga kamu? Seperti dilansir banyak pihak, traveling adalah satu dari lima hal yang tidak layak kita bela-belain sampai berutang. Empat hal lainnya adalah beli baju/tas desainer branded, melunasi utang lain untuk utang baru, beli hadiah/kado, dan beli furnitur.

Baca juga: Generasi Milenial Pilih Wisata Yang Lebih Menantang

Gimana kalau utang beli rumah? Nah, ini beda! Utang hunian kudu kita bela. Apa pasal? Kalau ga dibela-belain ya ga bakal kebeli itu yang namanya hunian. Alasan usia masih muda ga mau beli hunian dulu, juga kurang masuk karena semakin usia kamu bertambah, maka harga hunian sudah tak terjangkau lagi.

Lagi pula utang hunian itu terkategori utang layak. Bahkan, para penasihat keuangan sekalipun berpendapat demikian. Kenapa layak? Pertama, kalau ga mencicil sangat berat buat milenial untuk melunasi harga rumah yang ratusan juta rupiah. Kedua, kalau tidak mencicil pendapatan kamu akan habis begitu saja tanpa terasa. Ketiga, cicilan utang hunian biasanya hanya sekitar 30% dari pendapatan. Jadi, ga bakal deh cicilan utang hunian akan melilit kamu seperti kasus Sispai. Keempat, semakin dini kamu punya hunian semakin kamu cepat mapan.

Baca juga: Destinasi Wisata untuk Tiga Musim, Seru Wisata ke Sini Nih?

Coba kamu pikirin deh! Pada akhirnya, kamu tetap butuh hunian. Tentu saja ga harus hunian yang seperti orangtua atau generasi di atas kamu. Hunianmu itu harus sangat sesuai dengan karakter milenialmu yang ga mau susah tapi pengen serbacepat. Juga tentunya harus klop dengan kocekmu.

Mungkinkah apartemen? Saat ini banyak lho apartemen yang berkonsep Transit Oriented Development (TOD), dibangun dekat shelter moda transportasi umum semisal kereta rel listrik alias stasiun. Jangan lupa, harga huniannya pun ada yang subsidi dan nonsubsidi. Jadi, kamu tinggal pilih saja sesuai kemampuan finansialmu, sehingga kamu ga bakal kelilit utang macam Sispai.

Baca juga: Cuma Kerja 8 Tahun, Lalu Pensiun Dini dan Traveling di Usia Milenial

Kamu mungkin ga butuh apartemen mewah. Tapi, yang penting di lingkungan hunian harus ada internet (WiFi) dan tempat nongkrong-nya. Begitukah? (Wita Lestari)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me