Kota Tua Bukan Cuma di Jakarta Lho! Di Semarang Juga Ada

Big Banner
Kawasan Pusaka Kota Lama yang sudah ditata dan dirawat oleh Kementerian PUPR. (Foto: Rumah123/Kementerian PUPR)

Kalau kamu udah akrab dengan Kota Tua di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, gimana dengan Kota Lama di Semarang? Kabar terbarunya, kawasan Kota Lama Semarang segera direnovasi dan direvitalisasi. Anggaran sekitar Rp156 miliar untuk membangun kembali kawasan wisata ini sudah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumanah Rakyat (PUPR).

Seremoni pemberian bantuan tersebut dilaksanakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Taman Srigunting, Kota Lama, Senin (8/1/2018). “Sumber dana pembangunan dari APBN senilai Rp156,372 miliar,” kata Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Cipta Karya Kementerian PUPR, Rina Farida, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (9/1/2018).

Baca juga: Rusun Klender Bakal Direvitalisasi Jadi Hunian TOD, Berminat?

Mau tahu gambaran revitalisasi Kota Lama ini seperti apa? Menurut Rina, Direktorat yang dipimpinnya akan menata lingkungan Kota Lama mulai dari jalan dan drainase, serta pengembangan kawasan agar Kota Lama bisa menjadi kota warisan dunia versi UNESCO.

Penataan kawasan Kota Lama, menurut Rina, ditujukan agar Kota Lama dapat dinikmati secara lebih layak. Penampakan yang lebih modern dapat menjadikan Kota Lama sejajar dengan kota lama di belahan dunia yang lain.

Baca juga: Wah, Ini Nih Pentingnya Revitalisasi dan Restorasi Bangunan Tua

Jadi, akan ada peningkatan jalan untuk pedestarian, perbaikan drainase, perbaikan rutin, dan lanskap. Selain itu, juga perbaikan papan informasi, bangku taman, tempat sampah, halte BRT (bus rapid transit), dan dua kolam retensi untuk mengatasi genangan di wilayah Kota Semarang.

“Kontruksi dilakukan oleh PT. Abipraya, PT. MKI dan PT. KS dengan waktu 39 hari kalender,” kata Rina.

Baca juga: Revitalisasi Kota Tua, Seharusnya Begini Cara Melestarikan Kawasan Jadul

Rina berharap penataan Kota Lama didukung banyak pihak. Bukan saja pemerintah setempat, juga para warga sempat, pemilik gedung, komunitas, dan masyarakat pada umumnya.

“Saya berharap penataan kawasan Kota Lama dapat meningkatkan ketersediaan kawasan baru dan perekonomian masyarakat sekitar Kota Semarang,” kata Rina menegaskan. (Wita Lestari)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me